Lamongan – Liputan 9.co
Menjamin kesiapan operasional serta mencegah potensi penyalahgunaan senjata api dinas, Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H. secara langsung memimpin pelaksanaan pengecekan kondisi dan inventarisasi senjata api beserta amunisi yang ada di jajarannya. Kegiatan berlangsung pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai di lingkungan Mapolsek Sarirejo .
Pengecekan dilakukan secara teliti menyasar kondisi fisik, kelengkapan, serta jumlah keseluruhan senjata api dan amunisi yang menjadi aset dinas. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh senjata api dalam kondisi prima dan layak digunakan. Tercatat senjata laras panjang jenis Mauser sebanyak 4 pucuk dalam kondisi baik, sedangkan senjata laras pendek jenis revolver berjumlah 8 pucuk juga berfungsi normal dan siap dioperasikan sewaktu-waktu .
Sementara untuk stok amunisi, tercatat amunisi tajam laras panjang sebanyak 144 butir dan amunisi karet 2 butir. Adapun untuk laras pendek tersedia peluru tajam sebanyak 32 butir serta peluru karet 50 butir. Seluruh senjata api disimpan secara terpusat di dalam gudang khusus dan dikunci dengan aman, serta tidak ada satupun yang dipegang secara pribadi oleh anggota (NIHIL) .
Kapolsek Sarirejo menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan melekat dan penegakan disiplin guna memastikan aset negara terjaga dengan baik dan sesuai aturan. “Kami ingin memastikan setiap senjata api terawat, tersimpan aman, dan hanya digunakan sesuai prosedur tugas resmi. Keteraturan ini menjadi pondasi agar kami dapat melayani masyarakat dengan aman dan profesional,” ujar IPTU Moch. Sokep, S.H.
Hingga kegiatan berakhir, seluruh proses berjalan tertib, aman, dan kondusif tanpa ditemukan adanya penyimpangan. Hasil laporan ini disampaikan kepada Kapolres Lamongan dengan tembusan kepada Wakapolres, Kabag Ops, Pejabat Utama Polres, serta Kasi Propam Polres Lamongan.(Iswanto)












