Berita

Diduga Ditemukan Alat Narkotika di Lorong Kamar Mandi Food Court Terminal Bus Kalideres

25
×

Diduga Ditemukan Alat Narkotika di Lorong Kamar Mandi Food Court Terminal Bus Kalideres

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, Liputan 9.co

Awak Media Gakorpan melaporkan adanya dugaan penemuan alat yang diduga digunakan untuk mengisap narkotika jenis sabu di lorong kamar mandi laki-laki area food court Terminal Kalideres, Jakarta Barat.

 

Berdasarkan hasil penelusuran di lokasi, awak media menemukan dua botol rakitan yang diduga merupakan alat isap narkotika (bong), beserta beberapa perlengkapan lain yang diduga berkaitan dengan penggunaannya. Temuan tersebut berada di lorong kecil dekat kamar mandi laki-laki yang diperkirakan berukuran sekitar 2 x 3 meter.

 

Menurut keterangan Kepala Terminal Kalideres, Nur Prasetyo, yang dihimpun oleh awak media, lokasi tersebut sebelumnya telah menjadi perhatian pihak pengelola.

 

“Ya, itu sudah dilaporkan bulan lalu dan sedang dalam pemantauan apabila ditemukan kembali dugaan alat penghisap narkoba jenis sabu,” ujarnya.

 

Selain itu, seorang narasumber dari kalangan masyarakat yang identitasnya tidak dipublikasikan demi alasan keamanan mengaku pernah melihat dua orang dewasa dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar lorong tersebut.

 

Namun, informasi tersebut masih berupa keterangan saksi dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

 

Dari lokasi, awak media melaporkan adanya barang-barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika, yaitu:

 

Dua botol minuman yang diduga dirakit sebagai alat isap (bong).

Empat buah sedotan berwarna putih.

Dua lembar atau potongan aluminium foil (timah).

 

Temuan tersebut diharapkan menjadi perhatian aparat penegak hukum untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan apakah barang-barang tersebut benar berkaitan dengan tindak pidana narkotika.

 

Apabila hasil penyelidikan nantinya membuktikan adanya penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut, keberadaan aktivitas semacam itu berpotensi menimbulkan berbagai dampak, antara lain meningkatnya risiko gangguan keamanan, menurunnya rasa aman masyarakat, serta berdampak pada citra dan aktivitas ekonomi di kawasan food court dan Terminal Kalideres.

 

Sejumlah warga juga berharap pengawasan di kawasan terminal dapat ditingkatkan melalui patroli keamanan yang lebih rutin serta koordinasi antara pengelola terminal dan aparat kepolisian untuk mencegah penyalahgunaan narkotika di area publik.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian mengenai hasil pemeriksaan terhadap temuan tersebut maupun adanya penetapan tersangka. Awak media masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak Kepolisian Sektor Kalideres dan Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat terkait tindak lanjut atas dugaan penemuan tersebut.

(H.R)

Tinggalkan Balasan