Toba Liputan9.co
Kasat Lantas Polres Toba Iptu Elon Sitinjak, SH, turun langsung dan sapa pelajar dalam rangka melaksanakan sosialiasi Tertib Berlalulintas Tidak Menggunakan Knalpot tidak sesuai Standard Polri ( Brong ) dan Jangan Balapan Liar di Jalan
Kegiatan ini berlangsung di Simpang SMP Swasta Budhi Dharma Balige dan SMA Bintang Timur Balige Kecamatan Balige Kabupaten Toba Provinsi Sumatera Utara, pada Sabtu (25/7/2026)
Kasat Lantas Polres Toba Iptu Elon Sitinjak menjelaskan bahwa Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran dan disiplin berlalu lintas sejak usia dini, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas
Kami memberikan penjelasan tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas, penggunaan helm standar SNI, larangan berkendara bagi pelajar yang belum memiliki SIM, Tidak Menggunakan Knalpot tidak sesuai Standard, serta etika berlalu lintas di jalan raya. Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai rambu-rambu lalu lintas dan keselamatan berkendara, ujar Iptu Elon Sitinjak
.
Jumlah pelanggaran lalu lintas maupun kecelakaan pelajar angkanya tinggi setiap tahun. Sebab, para pelajar di Kabupaten Toba masih banyak yang tidak peduli dengan keselamatan.
“Kita sebenarnya prihatin, pelanggaran lalu lintas di jalan raya serta kasus kecelakaan pelajar di Kabupaten Toba sampai tahun 2026 ini jumlahnya tinggi. Budaya sadar tertib berlalu lintas tergolong rendah, anak-anak pelajar sering melakukan pelanggaran seperti berkendara meski belum memiliki SIM, Tidak Menggunakan Knalpot tidak sesuai Standard, serta mengemudikan atau membonceng kendaraan tanpa mengenakan helm. Sehingga, materi tertib berlalu lintas kita harapkan membuat pelajar sadar pentingnya keselamatan berkendara,” terang Elon
Ia menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelajar. “Kami berharap melalui sosialisasi ini, para pelajar dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, baik bagi diri sendiri maupun orang lain,” imbuhnya
“Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para siswa tidak hanya memahami aturan berlalu lintas, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari. Disiplin di jalan raya harus dimulai dari diri sendiri,” ujar Elon.
(p.s)












