Berita

Beta Tu Pulo Sibandang, Ketika Budaya Menjadi Jembatan Menuju Dunia

23
×

Beta Tu Pulo Sibandang, Ketika Budaya Menjadi Jembatan Menuju Dunia

Sebarkan artikel ini

 

Toba|Liputan 9.co

Pohon mangga berusia 150 tahun itu masih berbuah hingga hari ini. Begitu pula rumah adat Batak yang berdiri kokoh di tepi Danau Toba—diam, tapi menyimpan cerita panjang tentang siapa kita.

 

Minggu (26/7), lewat Panggung Budaya “Beta Tu Pulo Sibandang” di PRSU ke-50, Pemkab Tapanuli Utara mengajak masyarakat Sumatera Utara—dan para perantau Batak di mana pun berada—untuk melihat kembali pulau kecil yang menyimpan sejarah besar.

 

Bupati Dr. Jonius T.P. Hutabarat menegaskan, yang ingin ditampilkan bukan sekadar hasil akhir, melainkan proses dan nilai budaya yang membentuk identitas Pulau Sibandang. Ke depan, potensi ini akan terus dikembangkan melalui konsep sport tourism seperti maraton, jalur sepeda, dan open water swimming, berpadu dengan semangat gotong royong masyarakat.

 

Tortor yang menari, Hoda-hoda yang beratraksi, generasi muda yang tampil penuh penghayatan—semua adalah bukti bahwa budaya Batak bukan warisan yang diam di masa lalu, melainkan kekuatan yang terus hidup dan bergerak maju.

 

Mari bersama menjaga dan memperkenalkan Pulau Sibandang sebagai destinasi wisata unggulan Kawasan Danau Toba.

 

(RSN)

Tinggalkan Balasan