Berita

Api Kembali Menyala di Gang 3 Bangunan Jaya Polisi Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

108
×

Api Kembali Menyala di Gang 3 Bangunan Jaya Polisi Bergerak Cepat Cegah Kebakaran Meluas

Sebarkan artikel ini

 

MUSI RAWASLIPUTAN 9.CO

Api yang sebelumnya berhasil dipadamkan kembali menyala di kawasan Gang 3, Kelurahan Bangun Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas, Selasa (8/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

 

Kondisi tersebut langsung mendapat perhatian personel Polsek BTS Ulu. Petugas kembali mendatangi lokasi untuk melakukan pemadaman sekaligus pendinginan terhadap titik-titik yang masih menyimpan bara api.

 

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Petugas melakukan pendinginan secara menyeluruh hingga bara api benar-benar padam.

 

Kapolsek BTS Ulu *AKP Fauzan Aziman, S.H.*, mengatakan proses pendinginan menjadi bagian penting setelah api berhasil dipadamkan, terlebih kondisi saat ini masih dihadapkan dengan kemarau panjang dan belum adanya hujan yang cukup membasahi lingkungan.

 

Menurutnya, bara api yang terlihat kecil tetap memiliki potensi membesar apabila tertiup angin dan mengenai material yang mudah terbakar, seperti daun kering maupun kayu.

 

“Sekecil apa pun bara api, apabila tertiup angin dapat membakar daun ataupun kayu kering. Karena itu, kami memastikan pemadaman dan pendinginan dilakukan sampai bara api benar-benar padam agar tidak kembali menyala,” ujar Fauzan.

 

*Kapolres Musi Rawas Ingatkan Warga Waspada*

 

Menanggapi kondisi tersebut, Kapolres Musi Rawas *AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi cuaca kering dan kemarau panjang.

 

Masyarakat diminta tidak menganggap remeh sisa bara api setelah terjadi kebakaran. Setiap titik api harus dipastikan benar-benar padam sebelum masyarakat meninggalkan lokasi.

 

Kapolres juga mengimbau warga agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, terutama membakar sampah atau lahan secara sembarangan. Material yang mudah terbakar sebaiknya dijauhkan dari sumber api, mengingat kondisi lingkungan yang kering dapat membuat api dengan cepat merambat.

 

Selain itu, masyarakat diminta segera melapor kepada pihak kepolisian maupun petugas terkait apabila melihat adanya titik api atau asap yang mencurigakan.

 

Langkah pencegahan dinilai penting karena kebakaran di musim kemarau dapat berkembang dengan cepat. Terlebih, hembusan angin dapat membawa bara api ke daun, semak maupun kayu kering sehingga memicu munculnya api baru.

 

Polsek BTS Ulu bersama masyarakat diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan dan kepedulian terhadap lingkungan. Upaya pemadaman, pendinginan dan pemantauan pascakebakaran menjadi bagian penting untuk memastikan api benar-benar padam serta mencegah kebakaran kembali terjadi.

 

*Polisi mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah kebakaran. Sebab, dalam kondisi kemarau panjang, kewaspadaan sekecil apa pun dapat mencegah terjadinya bencana yang lebih besar.

(DD)

Tinggalkan Balasan