Berita

Pertamina Patra Niaga Regional Sulsel Menyebutkan Stok BBM Aman dan Mencukupi

34
×

Pertamina Patra Niaga Regional Sulsel Menyebutkan Stok BBM Aman dan Mencukupi

Sebarkan artikel ini

Makassar | Liputan 9.co

Pertamina merespons antrean kendaraan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang kian parah dalam beberapa hari terakhir. Pertamina menyebut stok BBM aman dan mencukupi, hanya saja ada kepanikan dari masyarakat alias panic buying.

“Kalau untuk stok sendiri di kami sampai saat ini dalam kondisi yang aman dan mencukupi,” ujar Pjs Area Manager Communication, Relations dan CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Okky Aditya Wibowo kepada awak media

Menurut Okky, ada kecenderungan masyarakat terpengaruh informasi dari media sosial terkait kelangkaan BBM. Walhasil, masyarakat berbondong-bondong membeli BBM meski harus mengantre di SPBU karena khawatir tidak kebagian.

“Iya, yang kami lihat seperti itu (panic buying) karena banyak akun media sosial (menyebut) BBM langka. Masyarakat kan mungkin melihat di SPBU ini antre, nanti saya tidak kebagian, jadi mereka panik. Karena kalau masyarakat panik, berapa pun yang akan kami stok di SPBU juga akan tetap kurang,” papar Okky.

“Kalau orang panik yang tadinya mungkin Rp 100 ribu cukup, kalau diisi Rp 200-300 ribu juga nggak cukup, karena semua orang panik nih. Takutnya nanti kehabisan, jadi semuanya pada ngisi,” imbuhnya.

Di sisi lain, Okky mengatakan adanya perbedaan harga antara BBM bersubsidi dan nonsubsidi yang jauh turut mempengaruhi pola konsumsi masyarakat. Mereka yang tadinya menggunakan BBM nonsubsidi kini beralih mengisi BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar.

“Nah, di satu sisi ada bagian yang mungkin memanfaatkan kondisi harga yang tinggi untuk mencari keuntungan pribadi. Nah ini yang kami sesalkan sebenarnya. Karena di satu sisi yang membutuhkannya juga banyak, di satu sisi mereka juga mengambil keuntungan tersebut,” bebernya.

Okky mengatakan saat ini ada 25 SPBU di Makassar yang dioperasikan selama 24 jam agar antrean bisa terurai. Pertamina juga telah meningkatkan distribusi BBM ke SPBU sebesar 15 persen untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Kalau untuk peningkatan pendistribusian kami sudah sampai 15 persen untuk penyaluran harian kami, kami sudah tambah 15 persen. Dan itu harapannya operasional SPBU juga ditambah jadi 24 jam. Mudah-mudahan upaya yang kami lakukan ini bisa mengurai antrean dan juga bikin tenang di masyarakat,” ucapnya.

“Di satu sisi juga pendistribusiannya juga kami maksimalkan. Dari jam 4 pagi sampai jam 8 malam. Itu udah maksimal banget untuk kami lakukan pendistribusian,” imbuhnya.

Diketahui, antrean kendaraan mengisi BBM terjadi hampir di semua SPBU di Makassar dalam beberapa hari terakhir. Dari sebelumnya hanya terjadi pada BBM jenis Solar, kini antrean juga terjadi pada jenis Pertalite. Antrean panjang bahkan terjadi hingga dini hari.

 

Tinggalkan Balasan