LAMONGAN — LIPUTAN 9.FCO
Forum Kader Bela Negara (FKBN) Bakorda Kabupaten Lamongan menggelar Lomba Video Kreatif Penerapan Bela Negara di Sekolah bagi siswa jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Lamongan.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Sumpah Pemuda 2026 tersebut mengusung tema “Pelajar Hebat, Berkarakter Bela Negara, Berjiwa Pancasila, untuk Indonesia Maju.”
Ajang ini menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengekspresikan nilai-nilai bela negara melalui karya kreatif berbasis digital. Para peserta didorong menampilkan praktik nyata bela negara yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.
Nilai-nilai tersebut antara lain kedisiplinan, gotong royong, menjaga kebersihan lingkungan, cinta tanah air, toleransi, pencegahan perundungan (bullying), bijak dalam menggunakan media sosial, serta kecintaan terhadap produk dalam negeri.
Setiap sekolah diperbolehkan mengirimkan lebih dari satu kelompok. Setiap tim terdiri sedikitnya tiga peserta didik. Karya video berdurasi 3–5 menit dengan format MP4 dan resolusi minimal 1080p.
Karya yang dikirimkan juga wajib merupakan karya orisinal dan tidak melanggar hak cipta. Seluruh video peserta nantinya akan dipublikasikan melalui kanal YouTube resmi FKBN agar dapat disaksikan masyarakat secara lebih luas.
Rangkaian lomba berlangsung mulai 16 September hingga 28 Oktober 2026, meliputi pendaftaran, pengumpulan karya, proses penilaian hingga pengumuman pemenang yang dilakukan secara daring.
Penilaian mencakup sejumlah aspek, antara lain kreativitas, kekuatan pesan bela negara, kualitas ide, serta orisinalitas karya. Para pemenang akan mendapatkan trofi, piagam penghargaan, uang pembinaan dan sertifikat.
Kepala FKBN Bakorda Kabupaten Lamongan, M. Ferry Fadli, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan karakter kebangsaan kepada generasi muda sejak usia sekolah.
“Bela negara tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar. Bela negara justru tumbuh dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, termasuk di lingkungan sekolah,” ujar M. Ferry Fadli.
Menurutnya, perkembangan teknologi digital harus dapat dimanfaatkan sebagai sarana edukasi sekaligus media bagi pelajar untuk menyampaikan pesan-pesan positif tentang kebangsaan.
“Melalui lomba video kreatif ini, kami ingin mengajak para siswa mengenal dan menerapkan nilai-nilai bela negara dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Harapannya, nilai Pancasila, cinta tanah air, gotong royong, disiplin dan toleransi tidak hanya dipahami, tetapi benar-benar menjadi bagian dari karakter mereka,” jelasnya.
M. Ferry menambahkan, sekolah memiliki peran strategis dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, pendidikan bela negara perlu dikemas secara kreatif agar dekat dengan kehidupan dan dunia anak-anak.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Apa yang mereka biasakan hari ini akan menjadi karakter mereka di masa depan. Karena itu, kami ingin semangat bela negara tumbuh dari sekolah, dari lingkungan keluarga, dan dari kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.
Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui narahubung pada nomor WhatsApp yang tercantum dalam poster kegiatan.
Seluruh karya peserta juga akan dipublikasikan melalui kanal media resmi Kabar Satu News Dot Com sebagai bagian dari dokumentasi dan apresiasi terhadap kreativitas pelajar Lamongan dalam mengimplementasikan nilai-nilai bela negara.
(Iswanto)












