Berita

Ketua TP PKK Madina dan Pengurus Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas Kader

33
×

Ketua TP PKK Madina dan Pengurus Ikuti Bimtek Penguatan Kapasitas Kader

Sebarkan artikel ini

 

Medan, Liputan 9.co

Ketua TP PKK Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution dan sejumlah pengurus turut menghadiri Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas dan Kompetensi Pengurus serta Kader PKK se-Sumatera Utara di Hotel Grand Aston, Medan.

 

Agenda strategis yang dibuka langsung oleh Ketua TP PKK Sumut Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution ini berlangsung selama tiga hari, 21-23 Juli 2026. Dalam kesempatan ini, Ny. Yupri Astuti didampingi oleh Staf Ahli TP PKK Yusfan, Sekretaris Apriliana, Ketua Bidang I Azmi Rahayu, Ketua Pokja II Asnawati, Ketua Bidang III Eldesna Idawati, dan Ketua Bidang IV Fransiska Lubis.

 

“Harapan terlaksananya Bimtek ini, ilmu yang diberikan oleh narasumber dapat diserap sebanyak-banyaknya oleh seluruh peserta,” kata Kahiyang saat membuka kegiatan pada Selasa malam, 21 Juli 2026.

 

Ketua TP PKK Sumut mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkaya wawasan, memperkuat koordinasi, sekaligus membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan kegiatan PKK di daerah masing-masing.

 

Pada kesempatan itu, Kahiyang juga menyampaikan bahwa TP PKK Sumut telah meluncurkan layanan Sistem Informasi Pelaporan dan Data (SIPANDA). Aplikasi digital tersebut dirancang untuk mendukung tertib administrasi, mempercepat pelaporan kegiatan, serta mendorong penerapan sistem paperless bagi seluruh pengurus PKK mulai tingkat kabupaten/kota hingga kelurahan.

 

“Kepada narasumber, saya juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih yang sudah berbagi pengetahuan kepada kita,” ujar dia.

 

Sementara itu, Direktorat Fasilitasi Lembaga Kemasyarakatan dan Adat Desa, Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta Pos Pelayanan Terpadu Nitta Rosalin hadir sebagai narasumber. Dalam paparannya, dia menjelaskan mengenai Gerakan PKK, tugas dan fungsi PKK, hingga mekanisme kelembagaan PKK.

 

Menurutnya, PKK merupakan organisasi kemasyarakatan terbesar, paling masif, dan paling luas jangkauannya di Indonesia. Sejak dibentuk pada 1967, PKK menjadi satu-satunya organisasi yang menjangkau hingga tingkat keluarga.

 

“Saat ini terdapat 91.600 lembaga TP PKK, 2,079 juta kelompok PKK, dan 6,364 juta kader PKK,” sebut dia.

 

Kehadiran ketua dan pengurus TP PKK Madina dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen dalam meningkatkan kinerja dan fungsi demi terwujudnya kesejahteraan keluarga di Bumi Gordang Sambilan.

(Rahmad H)

Tinggalkan Balasan