Surabaya – Liputan 9.co
Keluarga besar Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) turut berduka cita atas wafatnya putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno (Bung Karno) Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, Sabtu (26/9/2026).
Ucapan duka cita itu disampaikan oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN), Ali Maskur.
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra,” tulis Ali Maskur pada leaflet yang memuat poster ucapan duka cita dengan foto Guruh.
IJEN menyampaikan terima kasih dan rasa hormat yang mendalam atas dedikasi serta sumbangsih Guruh bagi bangsa dan negara, baik di bidang seni budaya maupun politik.
“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan memberi beliau tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,” ujarnya.
Guruh Soekarnoputra yang lahir pada 13 Januari 1953 merupakan anak bungsu dari Proklamator RI Soekarno dan Fatmawati.
Dia memiliki empat orang kakak yakni Guntur Soekarnoputra, Megawati Soekarnoputri, Rachmawati Soekarnoputri, dan Sukmawati Soekarnoputri.
Guruh adalah politikus senior dari PDI Perjuangan (PDIP) yang pernah menjabat sebagai anggota DPR RI pada periode 1992–1997 dan 1999–2024, mewakili Daerah Pemilihan Jawa Timur.
Di pentas seni, nama Guruh juga tak kalah mentereng. Dia dikenal luas sebagai seniman besar yang mendirikan kelompok kesenian Swara Mahardika dan GSP Production, serta ikut mendirikan grup musik Guruh Gipsy.
Red












