Warga berharap pemerintah daerah melakukan evaluasi manajemen pelayanan kesehatan agar masyarakat memperoleh kepastian layanan sesuai kebutuhan medis.
JAMBI, LIPUTAN9.CO – Harapan seorang warga Desa Lumahan, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi, untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan melalui ultrasonografi (USG) di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Teluk Nilau Rawat Inap belum membuahkan hasil.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (20/10/2026), ketika warga bersama keluarga mendatangi Puskesmas Teluk Nilau dengan menempuh perjalanan dari Desa Lumahan demi memperoleh pelayanan pemeriksaan kandungan.
Namun, setibanya di lokasi, pemeriksaan USG yang diharapkan tidak dapat terlaksana. Berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak kasir Puskesmas kepada keluarga pasien, tenaga perawat yang berkaitan dengan pelayanan tersebut sedang tidak berada di tempat.
Sementara itu, menurut informasi yang diterima keluarga dari pihak Puskesmas, kondisi peralatan USG disebut dalam keadaan baik. Dengan demikian, kendala yang disampaikan kepada keluarga berkaitan dengan tidak tersedianya tenaga petugas pada saat kedatangan pasien.
Kondisi tersebut membuat keluarga pasien merasa kecewa. Pasalnya, perjalanan yang ditempuh bukan jarak dekat, sedangkan pemeriksaan yang menjadi tujuan utama kedatangan mereka tidak berhasil diperoleh.
Dalam situasi tersebut, keluarga akhirnya mengambil inisiatif untuk melanjutkan perjalanan menuju Kuala Tungkal guna mencari pelayanan pemeriksaan kehamilan melalui dokter praktik. Pertimbangan tersebut diambil karena jarak dari Teluk Nilau menuju Kuala Tungkal diperkirakan masih sekitar 40 kilometer.
Keputusan itu diambil agar perjalanan panjang yang telah ditempuh tidak berakhir tanpa memperoleh pemeriksaan yang dibutuhkan. Kekecewaan pun tidak dapat disembunyikan. Pasien terlihat berkaca-kaca setelah harapannya untuk mendapatkan pelayanan USG di fasilitas kesehatan tersebut belum terpenuhi.
MANAJEMEN PELAYANAN MENJADI PERHATIAN
Peristiwa ini menjadi perhatian terhadap pentingnya kesiapan sumber daya manusia, pengaturan jadwal petugas, serta kepastian informasi pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
Masyarakat tentu memahami bahwa tenaga kesehatan memiliki jadwal kerja, tugas, dan tanggung jawab pelayanan masing-masing. Namun, kepastian informasi mengenai ketersediaan petugas dan jadwal pemeriksaan juga merupakan hal penting agar warga tidak harus menempuh perjalanan jauh tanpa memperoleh pelayanan yang dibutuhkan.
Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan, akses menuju fasilitas kesehatan tidak selalu mudah. Karena itu, koordinasi antara manajemen Puskesmas, tenaga kesehatan, dan bagian pelayanan perlu diperhatikan secara serius.
PEMERINTAH DAERAH DIHARAPKAN TURUN TANGAN
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat melalui dinas kesehatan dapat memberikan perhatian dan melakukan evaluasi terhadap manajemen pelayanan di Puskesmas Teluk Nilau Rawat Inap.
Evaluasi tersebut diharapkan mencakup kepastian jadwal pelayanan USG, ketersediaan tenaga kesehatan, penyampaian informasi kepada masyarakat, serta mekanisme alternatif apabila petugas yang bertanggung jawab sedang tidak berada di tempat.
Jangan sampai masyarakat yang datang dari desa dengan menempuh perjalanan jauh harus kembali tanpa memperoleh kepastian pelayanan yang menjadi tujuan kedatangannya.
Pemberitaan ini juga diharapkan menjadi bahan evaluasi konstruktif bagi pengelola fasilitas kesehatan, bukan untuk menyudutkan individu atau institusi tertentu, melainkan sebagai bagian dari kepedulian terhadap peningkatan mutu pelayanan publik.
Hingga berita ini disusun, keterangan resmi dari Kepala Puskesmas Teluk Nilau maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tanjung Jabung Barat terkait jadwal pelayanan USG dan ketidakhadiran petugas pada waktu kejadian masih perlu dikonfirmasi. Redaksi membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak terkait sesuai prinsip jurnalistik.
Ditulis Oleh: Apriandi, Tj., C.JI., C.LWI
LIPUTAN9.CO Berimbang, Tajam, dan Terpercaya.












