Berita

Diduga Oknum Pengurus DPP ASBRI Disorot Terkait Dugaan Sikap Tidak Menyenangkan dan Isu Sara

20
×

Diduga Oknum Pengurus DPP ASBRI Disorot Terkait Dugaan Sikap Tidak Menyenangkan dan Isu Sara

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta,liputan9.co

Seorang oknum yang disebut sebagai pengurus DPP ASBRI berinisial SN menjadi sorotan setelah muncul dugaan adanya sikap tidak menyenangkan serta penyampaian isu yang dinilai berpotensi mengarah pada unsur SARA.

Informasi tersebut mencuat berdasarkan keterangan seorang warga Jakarta Timur berinisial RN yang disampaikan kepada awak media.

Menurut keterangan RN, persoalan bermula dari adanya suatu tugas atau upaya usaha yang disebut telah dilaksanakan sesuai kesepakatan.

Namun, RN mengaku belum menerima hasil sebagaimana yang sebelumnya diharapkan atau dijanjikan.

RN juga menilai terdapat sejumlah komunikasi dari pihak SN yang dianggap tidak sesuai dengan fakta yang dipahaminya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan secara terbuka, profesional, dan berdasarkan bukti yang dapat diverifikasi.

*Perlu Klarifikasi dan Verifikasi*

Atas munculnya informasi tersebut, awak media memandang penting adanya klarifikasi dari pihak yang disebut dalam pemberitaan.

Hingga berita ini disusun, dugaan tersebut belum dapat dinyatakan sebagai fakta hukum dan masih memerlukan konfirmasi dari SN maupun pihak-pihak terkait.

Media juga mengingatkan bahwa setiap tuduhan mengenai penyebaran isu SARA, pemberian keterangan yang tidak benar, maupun dugaan pelanggaran hukum harus didukung bukti yang sah serta melalui proses pemeriksaan oleh lembaga yang berwenang.

*Dikaitkan dengan Persoalan ASABRI*

Dalam keterangannya, RN juga menyinggung persoalan pengelolaan dana dan kasus PT ASABRI (Persero).

Namun, perlu ditegaskan bahwa persoalan hukum terkait perkara korupsi PT ASABRI merupakan perkara tersendiri dan tidak dapat secara otomatis dikaitkan dengan individu tertentu tanpa bukti dan dasar hukum yang jelas.

Kasus korupsi ASABRI yang telah diproses aparat penegak hukum sebelumnya memang menimbulkan dampak besar terhadap keuangan negara dan kepercayaan publik.

Akan tetapi, setiap pihak yang disebut dalam perkara atau pemberitaan harus tetap diperlakukan berdasarkan asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan atau bukti hukum yang berkekuatan.

*Pentingnya Hak Jawab*

Untuk menjaga prinsip keberimbangan dalam pemberitaan, media online membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi SN serta pihak DPP ASBRI apabila terdapat informasi dalam pemberitaan ini yang dinilai tidak tepat atau memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Tugas warga dan tugas liputan awak media diduga tidak ada fakta diharga oleh pihak oknum pengurus DPP ASBRI inisial SN berdasarkan keterangan chat what app oknum pengurus DPP ASBRI inisial SN sudah di ketahui jejak fakta komunikasi nya.

Ujar tegas Keterangan warga Jakarta timur inisial RN,”saya sungguh kecewa,memalukan dan jejak keterangan chat wa oknum insial SN tidak ada tidak nyata fakta yang sudah soroti dan saya nilai hari ini pada tanggal 1/9/2026 hari Senin pagi hngga nnti MaLaM pun hanya keterangan isu sara meresahkan Berdampak terindikasi unsur pidana.

Pemberitaan ini dibuat berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari sumber yang disebutkan.

Seluruh dugaan yang dimuat masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dan tidak dimaksudkan untuk menyatakan seseorang telah melakukan tindak pidana sebelum adanya keputusan dari lembaga yang berwenang.

(H.R.)

Tinggalkan Balasan