SIBANGGOR | LIPUTAN 9.CO
Kamis, 3 September 2026 — Di tengah kehangatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang diselenggarakan oleh Poros Pelajar (IPNU & IPA) Mandailing Natal bersama BKM Masjid As-Syuhada Sibanggor Tonga, berlangsung momen yang paling menyentuh hati, yaitu penyerahan hadiah dan santunan kepada anak yatim. Kegiatan ini menjadi wujud nyata keteladanan kasih sayang Rasulullah SAW yang sangat memperhatikan dan memuliakan anak yatim.
Acara penyerahan berlangsung dengan penuh haru dan kebahagiaan:
– Hadiah untuk anak yatim diserahkan secara langsung oleh Ikatan Pelajar NU (IPNU) Mandailing Natal yang dipimpin Ketua IPNU Madina, Nuzul Ramadhan Nasution.
– Santunan anak yatim diserahkan oleh Ikatan Pelajar Al Washliyah (IPA) Mandailing Natal.
Para anak yatim menerima pemberian tersebut dengan wajah ceria dan penuh syukur, disaksikan langsung oleh para tokoh masyarakat, pejabat, tamu undangan, serta seluruh hadirin yang hadir di lokasi acara. Momen ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan berdonasi.
Kepala Desa Sibanggor Tonga, IPNU, dan IPA Madina menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, hadiah, dan santunan sehingga kegiatan berbagi kasih ini dapat terlaksana dengan baik, yaitu:
Bapak Akhyar Siregar (Ketua Bapera Madina), Bank Sumut Cabang Panyabungan, BRI KCP Panyabungan, Kantor Imigrasi Kelas III Madina, Lapas Kotanopan, Lapas Panyabungan, Bapak Daud Lubis bin Oji Atas, Kapolres Madina, Kajari Madina, SMGP (Sorik Marapi Geothermal Power), Dispora (Bapak Parlin Lubis), Bapperida (Bapak Ahmad), Inspektorat (Bapak Munawar), Dinas Pendidikan (Bapak dr. Faisal Situmorang), BPN/ATR Kabupaten Mandailing Natal, Kabag Kesra (Bapak Rahmat Hidayat). Toko Mas Lutfi (L.H. Pulungan), Kepala Desa Simpang Mandepo Morsip (Bapak Rudi), Kepala Desa Bangun Sejati Hutabargot (Bapak Khoirul Ahmadi), MBG Korwil Madina (dr. Doni Damara), serta Awaluddin Nasution (Anggota DPRD Madina Fraksi NasDem).
Kegiatan pemberian hadiah dan santunan anak yatim ini bukan sekadar pemberian materi, melainkan wujud kasih sayang, perhatian, dan harapan agar anak-anak yatim tetap tumbuh berkembang dengan bahagia, cerdas, dan berakhlak mulia meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW. Semoga langkah kecil ini menjadi awal kepedulian yang terus berlanjut di Mandailing Natal, serta menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir bagi seluruh pihak yang telah berbaik hati membantu.
Semoga Allah SWT melipatgandakan berkah dan membalas segala kebaikan Bapak/Ibu sekalian dengan pahala yang berlipat ganda. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
(HL)












