Berita

Pegawai PUPR Madina Tewas dalam Tabrak Lari di Tol Medan -Tebing Tinggi,Truk Tronton Diburu Polisi

69
×

Pegawai PUPR Madina Tewas dalam Tabrak Lari di Tol Medan -Tebing Tinggi,Truk Tronton Diburu Polisi

Sebarkan artikel ini

 

Sergai, Liputan 9.co

Kecelakaan maut akibat tabrak lari terjadi di Jalan Tol Medan – Tebing Tinggi Km 66/800 Jalur B, tepatnya di Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Minggu (04/10/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

Insiden tersebut merenggut nyawa seorang pegawai Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sementara dua orang lainnya mengalami luka-luka.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Muhammad Nuh (51). Saat kejadian, korban berada di dalam mobil Toyota Avanza Veloz dengan nomor polisi BB 1846 XR bersama dua orang lainnya. Korban dinyatakan meninggal di lokasi kejadian akibat luka parah yang dideritanya.

Peristiwa ini diduga kuat merupakan tabrak lari. Mobil yang ditumpangi korban diduga menabrak bagian belakang sebuah truk tronton yang melaju searah di depannya. Usai kejadian, truk tersebut langsung melarikan diri dan hingga kini masih dalam penyelidikan polisi.

Kapolres Serdang Bedagai melalui Kasi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, S.H., M.H., membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut.

“Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas tabrak lari di Jalur B Tol Tebing Tinggi – Medan Km 66/800 yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka. Barang bukti kendaraan sudah kami amankan dan penyelidikan terhadap kendaraan yang melarikan diri masih terus berlanjut,” ujar AKP Bringin Jaya di Mapolres Sergai, Minggu.

*Kronologi Kejadian*

Kecelakaan bermula ketika Toyota Avanza Veloz yang dikemudikan Husni Kali (39) melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan dengan membawa dua penumpang, yakni Muhammad Nuh (51) dan H. Arifin Nasution (71).

Setibanya di Km 66/800 Jalur B, mobil tersebut diduga menabrak bagian belakang truk tronton yang berada di depannya. Benturan keras membuat bagian depan Avanza Veloz ringsek parah.

Namun, truk tronton yang diduga terlibat justru tancap gas meninggalkan lokasi kejadian. Hingga kini identitas pengemudi maupun nomor polisi truk tersebut belum diketahui.

Akibat benturan tersebut, Muhammad Nuh meninggal dunia di tempat. Sementara pengemudi, Husni Kali, mengalami luka robek pada dagu, dan penumpang lainnya, H. Arifin Nasution (71), mengalami sesak dan nyeri di bagian dada.

Ketiga korban kemudian dievakuasi ke RSU Medistra Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang untuk mendapatkan penanganan medis dan proses visum terhadap korban meninggal dunia.

Petugas Satlantas Polres Serdang Bedagai yang tiba di lokasi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti kendaraan, serta mengumpulkan keterangan saksi.

Saat ini kasus kecelakaan maut tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Serdang Bedagai dan polisi masih memburu keberadaan truk tronton tersebut.

Red

Tinggalkan Balasan