Berita

Tragedi di Desa Sihepeng Lima: Warga Terluka Parah Akibat Pagar Penuh Pecahan Kaca di Akses Jalan Sempit

34
×

Tragedi di Desa Sihepeng Lima: Warga Terluka Parah Akibat Pagar Penuh Pecahan Kaca di Akses Jalan Sempit

Sebarkan artikel ini

 

MANDAILING NATAL, LIPUTAN 9.CO

Insiden yang membahayakan keselamatan warga terjadi di Desa Sihepeng Lima, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Seorang warga bernama Muhammad Gerhan mengalami luka sobek serius pada bagian tangan hingga harus mendapatkan 19 jahitan. Luka tersebut dialami korban setelah terjatuh dan secara refleks memegang pagar beton yang ditanami serpihan pecahan kaca.

Kronologi Kejadian

Peristiwa nahas ini terjadi pada Minggu malam sekitar pukul 02.00 WIB.

Saat itu, korban baru saja pulang dari sebuah konter handphone yang berada di wilayah Sihepeng Lima. Ketika hendak pulang ke rumahnya, korban melewati akses jalan setapak yang sudah digunakan warga sejak lama.

Kondisi jalan pada malam itu sangat gelap dan semakin sempit akibat adanya pembangunan pagar rumah milik warga yang baru.

Karena kondisi jalan yang tidak memadai, Muhammad Gerhan terpeleset. Dalam upaya refleks untuk menahan tubuhnya agar tidak terjatuh lebih parah, korban tanpa sengaja memegang pagar beton yang di atasnya ditanami pecahan kaca.

Akibatnya, tangan korban mengalami luka robek yang cukup dalam dan mengeluarkan banyak darah. Korban bahkan sempat tidak sadarkan diri di lokasi kejadian.

Respons Pemilik Rumah Disayangkan

Aksi pemilik rumah yang memasang pecahan kaca di pagar yang berada tepat di akses jalan umum tersebut disayangkan warga.

Padahal, warga sekitar telah menegur pihak keluarga pemilik rumah terkait bahaya pagar tersebut. Namun, respons yang didapatkan justru di luar dugaan.

Keluarga pemilik rumah yang baru menempati bangunan tersebut justru balik bertanya, “Kenapa mereka lewat di situ?”

Padahal, akses jalan tersebut merupakan jalur lintas warga yang sudah dipergunakan sejak lama, jauh sebelum pagar beton berbahaya itu didirikan.

Aparat Desa Belum Bertindak

Sangat disayangkan, hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak aparatur Desa Sihepeng Lima yang turun tangan untuk menegur pemilik rumah maupun meninjau langsung bahaya pagar berduri kaca yang mengancam keselamatan pengguna jalan.

Warga sekitar berharap pihak berwenang dan aparatur desa segera mengambil tindakan tegas. Mereka meminta agar pecahan kaca yang membahayakan tersebut segera dibongkar untuk mencegah jatuhnya korban susulan.

Mengingat akses jalan tersebut merupakan jalur aktivitas harian warga dan satu-satunya akses yang sering dilalui.

Red

Tinggalkan Balasan