Berita

Upacara Bulanan Korem 044/Gapo, Momentum Perkuat Dedikasi dan Soliditas Prajurit

28
×

Upacara Bulanan Korem 044/Gapo, Momentum Perkuat Dedikasi dan Soliditas Prajurit

Sebarkan artikel ini

 

Penrem 044/Gapo, 19 Oktober 2026

Palembang –Liputan9.co

Danrem 044/Garuda Dempo, Brigjen TNI Khabib Mahfud, memimpin upacara bulanan yang diikuti oleh prajurit dan PNS di lingkungan Korem 044/Gapo, bertempat di lapangan upacara Makorem 044/Gapo, Palembang, Senin (19/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Danrem 044/Gapo membacakan amanat Panglima TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si., yang berisi arahan dan penekanan kepada seluruh prajurit serta PNS TNI agar senantiasa menjaga disiplin, meningkatkan profesionalisme, memperkuat soliditas, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh dedikasi dan loyalitas.

Amanat tersebut menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, menjaga kehormatan institusi, serta senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai keprajuritan dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, seluruh prajurit diharapkan mampu mengikuti perkembangan situasi dan memanfaatkan teknologi informasi secara bijak, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Jam Komandan, yang dimanfaatkan Danrem 044/Gapo untuk memberikan arahan, penekanan, serta evaluasi kepada seluruh personel. Dalam kesempatan tersebut, Danrem mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, menghindari segala bentuk pelanggaran, serta melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan tingkat kepangkatan masing-masing.

“Setiap prajurit harus mampu mengendalikan diri, memegang teguh aturan, dan menjadikan disiplin sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari. Jangan sampai melakukan pelanggaran yang dapat merusak kehormatan diri, keluarga, dan satuan,” tegasnya.

Selain itu, Danrem juga mengingatkan seluruh prajurit agar meningkatkan kewaspadaan terhadap perang informasi yang berkembang di era digital. Menurutnya, arus informasi yang begitu cepat harus disikapi secara bijak, cermat, dan bertanggung jawab.

Prajurit diminta tidak mudah terpengaruh oleh berita yang belum jelas kebenarannya, tidak ikut menyebarkan informasi yang bersifat provokatif, serta selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi yang diterima. Penggunaan media sosial juga harus dilakukan secara bijaksana dengan tetap berpedoman pada ketentuan yang berlaku dan menjaga kehormatan institusi.

“Di era perang informasi, kita harus cerdas dalam menerima dan menyebarkan informasi. Jangan mudah percaya terhadap berita yang belum terverifikasi dan jangan sampai kita justru menjadi bagian dari penyebaran informasi yang dapat merugikan satuan maupun institusi,” pesannya.

Reporter:PRW

Tinggalkan Balasan