Berita

Mediasi Berjalan dengan Baik Pihak RSUD Siti Fatimah Keluarga Korban: Kami Berusaha Ikhlas

50
×

Mediasi Berjalan dengan Baik Pihak RSUD Siti Fatimah Keluarga Korban: Kami Berusaha Ikhlas

Sebarkan artikel ini

 

Palembang, Liputan 9.co

18 Oktober 2026.

Palembang. Sempat Viral di media sosial. perseteruan antara pihak kelurga korban Almarhumah Alenia Patricia Azzahra Bayi berusia 19 hari dengan Nakes RSUD. Siti Fatimah Az-Zahra Jln. Kolonel H. Burlian. Suka bangun Kecamatan Sukarame. Kota Palembang.

Sebelumnya, perkiraan pada akhir September 2026. Ibunda korban tengah menjalani persalinan secara Cesar di RSUD Siti Fatimah, namun menurut pengakuan ibunda korban “ kejanggalan mulai ketika setelah melahirkan, anak korban tidak pernah diberikan kepada pasien, seperti hal biasa ketika melahirkan biasanya anak itu diberikan kepada ibundanya untuk diberikan asi namun langsung di bawa ke ruangan NICU dengan alasan terminum air ketuban dan sesak nafas “ ujar keluarga korban.

Namun Kecurigaan berlanjut dikarenakan menurut dr. Lisa hasil darah bayi tersebut normal dan sehat, namun ketika mendapat informasi dari dr. Atika justru berbeda, bahkan sempat di vonis adanya infeksi bakteri di saluran darah, dan kami merasa ini tidak adanya persamaan informasi antara ke dua dokter tersebut, dan kami merasa ini berkat adanya miss komunikasi antara dr. Lisa dengan pengganti dr. Atika. “ pungkasnya. Ditambahkan, justru berakibat sampai menghilangkan detak jantung korban/ mening**l, sehingga akibat kejadian tersebut kami sebagai keluarga korban merasa dirugikan dan menuntut hak nya kepada pihak RSUD.

Penelusuran jurnalis kami di lapangan menemukan titik terang. Ditemui di ruangannya, pihak rumah sakit bersedia memberikan keterangan. Berdasarkan informasi yang diberikan kepada kami.

Menurut Bahrudin Alhadi – Kasubbag TU dan Hukum menjelaskan kepada kami. Menagemen RSUD Siti Fatimah telah menerima permintaan terkait dilakukan audit atas pelayanan medis yang diterima Pasien bayi Ny. J, Kami menyadari kehilangan bayi yang baru berusia 19 hari merupakan duka yang mendalam bagi seluru keluarga maka dari itu kami turut belasungkawa atas kejadian tersebut, kami tetap menghormati kekhawatiran atas dugaan yang disampaikan pada beberapa video yang beredar dan menegaskan keluarga berhak mendapatkan penjelasan yang jujur, jelas dan dapat dipertanggungjawabkan secara klinis.

Kita telah bertemu dengan keluarga pemberi komplain dan membentuk team untuk melakukan pemeriksaan terhadap informasi dan fakta yang ada, tujuan team dibentuk agar objektif serta trasnparan dalam melakukan penelusuran pelayanan yang telah diberikan, mudah-mudahan secepatnya permasalahan ini terselesaikan.

Reporter:  PRW

Tinggalkan Balasan