Palas – liputan9.co
SMKN 1 Aek Nabara kabupaten Padang lawas provinsi sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan mutu pendidikan vokasi. Melalui Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja Tahun 2026, sekolah tersebut menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Literasi dan Numerasi, Kamis [30/10/2026] bertempat di Aula SMKN 1 Aek Kabupaten Padang lawas.
Kegiatan strategis ini diikuti oleh seluruh dewan guru SMKN 1 Aek Nabara dan juga melibatkan guru-guru dari SMK Swasta Al-Jumhuriyah. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam memajukan pendidikan SMK di Kabupaten Palas
Acara dibuka secara resmi oleh Marwan Fauzi Batubara, S.Sos. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Sumatera Utara.
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Aek Nabara, Romadona Harahap, S.Pd.. Beliau menyampaikan Atas nama keluarga besar SMKN 1 Aek Nabara dan SMK Swasta Al-Jumhuriyah, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Sumatera Utara beserta seluruh jajaran yang telah berkenan hadir, memberikan arahan, motivasi, sekaligus membuka secara resmi kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Literasi dan Numerasi Program BOS Kinerja Tahun 2026.
bahwa Bimtek ini merupakan tindak lanjut dari kepercayaan pemerintah pusat yang menunjuk SMKN 1 Aek Nabara sebagai penerima BOS Kinerja.
“Literasi dan numerasi adalah fondasi utama lulusan SMK yang unggul. Anak SMK tidak hanya dituntut terampil secara teknis, tetapi juga harus mampu berpikir kritis, membaca instruksi kerja secara analitis, dan menghitung kebutuhan produksi secara presisi. Kami sengaja mengajak rekan-rekan dari SMK Al-Jumhuriyah agar manfaat program ini tidak hanya dirasakan di sekolah kami saja,” ujar Kepala SMKN 1 Aek Nabara.
Sementara itu, dalam arahan sekaligus pembukaan acara oleh Marwan Fauzi Batubara, S.Sos. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Sumatera Utara memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif SMKN 1 Aek Nabara.
Ia menegaskan bahwa BOS Kinerja bukan sekadar bantuan dana, melainkan bentuk penghargaan atas kinerja dan prestasi sekolah dalam meningkatkan rapor pendidikan.
“Saya apresiasi SMKN 1 Aek Nabara. Literasi bukan hanya tugas guru Bahasa Indonesia, dan numerasi bukan hanya tugas guru Matematika. Semua guru adalah guru literasi. Guru Otomotif mengajarkan literasi saat membaca manual book, guru Tata Boga mengajarkan numerasi saat mengkonversi resep. Inilah yang harus kita ubah polanya,” tegas Kacabdisdik Wil XII dalam sambutannya.
Lebih lanjut, ia berpesan kepada seluruh peserta agar hasil Bimtek ini tidak berhenti sebagai laporan administratif, tetapi harus diimplementasikan secara nyata dalam Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan praktik mengajar di kelas.
Melalui Bimtek ini, para peserta dibekali materi tentang strategi pembelajaran kontekstual berbasis literasi-numerasi, penyusunan soal berparadigma AKM (Asesmen Kompetensi Minimum), serta praktik baik integrasi literasi-numerasi pada mata pelajaran produktif.
Diharapkan, kegiatan ini mampu mendongkrak capaian Asesmen Nasional dan melahirkan lulusan SMK yang kompeten, berkarakter, dan siap bersaing di dunia kerja dan sebagai pesan dinas pendidikan provinsi sumatera Utara mari Kita kaga kebersihan sekolah kita,tutup Marwan Fauzi Batubara, S.Sos. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XII Sumatera Utara.
Reporter: As






