SAMPANG,LIPUTAN9.CO – Kabar duka menyelimuti masyarakat Pantura Sampang. Moh Ali Ya’qub, aktivis yang dikenal gigih membela kepentingan rakyat dan konsisten mengawal isu-isu sosial, dikabarkan tutup usia pada Selasa, (20/1/2026).
Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, serta jaringan aktivis yang selama ini berjuang bersama almarhum.
Moh Ali Ya’qub merupakan sosok sentral dalam Gabungan Aktivis Pantura, (GAP) dikenal luas sebagai figur yang vokal, kritis, dan berani menyuarakan aspirasi masyarakat kecil.
Sepanjang hidupnya, almarhum aktif mengadvokasi berbagai persoalan publik, mulai dari isu keadilan sosial, kebijakan pemerintahan daerah, hingga pendampingan masyarakat yang merasa terpinggirkan.
Rekan sesama aktivis menilai almarhum sebagai pribadi yang memiliki integritas tinggi dan keteguhan prinsip. Dalam setiap perjuangannya, Moh Ali Ya’qub selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
“Ia bukan sekadar aktivis, tetapi pejuang kemanusiaan. Suaranya lantang, namun sikapnya tetap santun dan beretika,” ungkap Holik rekan perjuangannya.
Selain aktif di lapangan, almarhum juga dikenal sebagai sosok yang gemar berdiskusi dan memberi edukasi kepada generasi muda agar berani berpikir kritis serta peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.
Dedikasinya membuat Moh Ali Ya’qub dihormati oleh berbagai kalangan, baik aktivis, tokoh masyarakat, maupun warga Pantura.
Kepergian Moh Ali Ya’qub menjadi kehilangan besar bagi gerakan sosial di wilayah Pantura Sampang. Banyak pihak berharap nilai-nilai perjuangan, keberanian, dan keikhlasan yang telah diwariskan almarhum dapat terus dilanjutkan oleh generasi penerus.
Jenazah almarhum disemayamkan di rumah duka di Dusun Kapasan, Desa Batioh, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang, Madura, dan akan dimakamkan di pemakaman umum diiringi doa dari keluarga, kerabat, serta masyarakat.
Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan terakhir atas jasa dan pengabdian almarhum.
Selamat jalan, Moh Ali Ya’qub. Semangat perjuanganmu akan selalu hidup di hati masyarakat Pantura.






