Berita

Brimob Polda Jateng Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Semarang

17
×

Brimob Polda Jateng Kembali Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Semarang

Sebarkan artikel ini

 

Polda Jateng,liputan9.co

Kota Semarang | Keterbatasan air bersih yang masih dirasakan masyarakat di tengah musim kekeringan terus mendapat perhatian jajaran Polda Jawa Tengah. Setelah sebelumnya distribusi air dilakukan di berbagai wilayah Jawa Tengah secara serentak, kepedulian tersebut kembali berlanjut melalui Satuan Brimob Polda Jateng yang menyalurkan puluhan ribu liter air bersih kepada warga di sejumlah wilayah Kota Semarang, Jumat (4/9/2026).

 

Sebanyak 50 ribu liter air bersih didistribusikan ke empat lokasi, yakni kawasan Bukit Cemara Permai I RW 10 Meteseh, Gang Gading III RW 05 Meteseh, Rowosari Kecamatan Meteseh, serta Kelurahan Jabungan. Sepuluh armada pengangkut air dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter dilepas langsung oleh Dansat Brimob Kombes Pol Noor Hudaya dari Mako Brimob Srondol untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang mengalami keterbatasan pasokan air.

 

Dalam keterangannya, Dansat Brimob Polda Jateng Kombespol Noor Hudaya menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polri dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan. Sebelumnya, jajaran Brimob Polda Jateng juga telah mengerahkan sejumlah kompi di berbagai daerah untuk mendistribusikan air bersih

 

“Selama masih ada masyarakat yang membutuhkan air bersih, kami akan terus berupaya membantu sesuai dengan kemampuan dan kondisi di lapangan. Personel kami dikerahkan untuk memastikan bantuan dapat sampai dan dimanfaatkan langsung oleh masyarakat,” ujar Kombespol. Noor Hudaya.

 

Tidak hanya membawa air bersih, Sat Brimob Polda Jateng juga menerjunkan dua unit kendaraan khusus (ransus) water treatment di lokasi kegiatan. Kendaraan tersebut dilengkapi peralatan canggih menggunakan teknologi filtrasi untuk mengolah air melalui beberapa tahapan penyaringan sehingga menghasilkan air yang siap dikonsumsi masyarakat.

 

Pemanfaatan water treatment menjadi bentuk dukungan lain dalam menghadapi persoalan kekeringan. Jika distribusi menggunakan armada air difokuskan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, teknologi tersebut memungkinkan Brimob menyediakan air siap minum langsung di lokasi dengan proses pengolahan menggunakan sistem filtrasi.

 

Kehadiran personel Brimob di sejumlah titik diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama sumber air masih terbatas. Distribusi juga dilakukan dengan menyesuaikan wilayah yang membutuhkan sehingga bantuan dapat diberikan secara langsung kepada masyarakat terdampak.

 

Kombes Pol Noor Hudaya menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan untuk memantau kondisi masyarakat di daerah yang mengalami kekeringan.

 

“Kami akan terus berkoordinasi dan melihat kebutuhan di lapangan. Harapannya, bantuan air ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari selama kondisi kekeringan masih berlangsung,” katanya.

 

Bantuan ini mendapat apresiasi dari warga setempat, salah satunya disampaikan oleh Solikin, Ketua RW 4 Kelurahan Jabungan. Dirinya menyebut bahwa bantuan air bersih yang diberikan sangat membantu warga yang kesuktitan mendapat akses air bersih di musim kemarau.

 

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Brimob Polda Jateng yang telah memberikan bantuan air bersih bagi warga kami. Kegiatan ini sangat membantu warga kami yang kesulitan mendapat air bersih selama musim kemarau,” ungkapnya.

 

Menanggapi kegiatan ini, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan bahwa rangkaian distribusi air bersih tersebut menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat dilakukan secara berkelanjutan, terutama ketika masyarakat menghadapi situasi yang berdampak langsung terhadap kehidupan sehari-hari.

 

“Ketika masyarakat menghadapi kesulitan akibat kekeringan, Polri berupaya hadir memberikan bantuan sesuai kebutuhan dan kemampuan yang dimiliki. Ini bukan hanya tentang mendistribusikan air, tetapi bagaimana kehadiran Polri dapat terus dirasakan masyarakat selama persoalan tersebut masih mereka hadapi,” ujar Kombespol. Yuliyanto.

(H.R)

Tinggalkan Balasan