Berita

Buka Profiling ASN, Bupati Tapteng Wujudkan Managemen Berbasis Kompetensi dan Integritas

24
×

Buka Profiling ASN, Bupati Tapteng Wujudkan Managemen Berbasis Kompetensi dan Integritas

Sebarkan artikel ini

 

PANDANLIPUTAN 9.CO

Dalam upaya memperoleh data profil kompetensi dan potensi Aparatur Sipil Negara (ASN) secara terukur dan objektif untuk mendukung pengembangan kompetensi serta manajemen talenta, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tapteng resmi melaksanakan kegiatan Profiling ASN.

 

Kegiatan yang diikuti oleh para peserta ProASN ini diselenggarakan di Ruang Laboratorium SMAN 1 Matauli Pandan pada Senin, 14 September 2026.

 

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., saat membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya aparatur yang memiliki nilai profesionalisme, integritas, dan dedikasi tinggi dalam menjalankan roda pemerintahan.

 

“Inilah bagian dari peningkatan kompetensi aparatur kita. Sehingga kita semua dituntut bekerja dengan penuh tanggung jawab, tepat waktu, dan tepat sasaran. Kerja yang berdampak dan punya hasil serta manfaat nyata ke masyarakat,” tegas Bupati Masinton Pasaribu.

 

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa hasil Profiling ASN ini akan dipergunakan Pemkab Tapteng dalam menerapkan manajemen talenta secara transparan, di mana seluruh kebijakan penempatan diukur berdasarkan kemampuan, kapasitas, kompetensi, dan integritas ASN.

 

“Jadi kita tinggalkan pola kerja lama yang membuat kita itu tertinggal, kalau pemerintahan pelayanannya bagus, maka akan berdampak pada peningkatan dan kemajuan daerah. Jadi ini yang akan kita lakukan terus-menerus.” ,” ujarnya.

 

Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Dr. Janry Haposan U.P. Simanungkalit, S.Si., M.Si., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa pelaksanaan Profiling ASN ini krusial untuk mempercepat pencapaian visi dan misi Bupati Tapanuli Tengah, sekaligus menjadi prioritas bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, prinsip utama dalam ProASN adalah mendapatkan data dan informasi akurat terkait potensi, kompetensi, hingga literasi digital ASN mengingat tuntutan era digital saat ini.

 

“Jangan nanti seseorang yang tidak cocok pada tempatnya dipaksakan pada tempat itu. Itu melanggar prinsip menempatkan orang yang tepat, pada tempat yang tepat, pada waktu yang tepat, dan alasannya juga harus tepat. Jadi tidak bisa nanti tanpa berbasis data,” jelas Dr. Janry Haposan.

 

Sementara itu Kepala BKPSDM Kabupaten Tapanuli Tengah, Gusni Army Pasaribu, S.IP, MM dalam laporannya mengatakan Adapun tujuan dari PROASN (Profilling ASN) adalah :

 

-Mengetahui kondisi aktual ASN (kompetensi, kinerja, dan potensi).

 

-Mendukung manajemen talenta ASN — agar penempatan, promosi, dan pengembangan karier berbasis data objektif.

 

-Menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi (diklat, coaching, mentoring,)

-Mewujudkan sistem merit dalam pengelolaan kepegawaian.

 

Peserta PROASN (Profilling ASN) sebanyak 236 orang yang mengikuti, yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Fungsional dan Pelaksana.

Pelaksanaan pembukaan Profiling ASN di SMAN 1 Matauli Pandan ini turut dihadiri oleh Sekdakab Tapanuli Tengah, Asisten Administrasi dan Umum Tapteng, Kepala BKPSDM Tapteng, Kepala SMA N 1 Matauli Pandan, Tim BKN VI Medan, serta para peserta ProASN.

(AMP)

Tinggalkan Balasan