Berita

IJEN Ucapkan: Selamat Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke -82,27 September 2027, Telegraf Sang Penyambung Suara Kemerdekaan Bangsa

24
×

IJEN Ucapkan: Selamat Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke -82,27 September 2027, Telegraf Sang Penyambung Suara Kemerdekaan Bangsa

Sebarkan artikel ini

 

SURABAYA| LIPUTAN 9.CO

Keluarga besar Ikatan Jurnalis Independen Nusantara IJEN mengucapkan selamat hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke 82 pada 27 September 2027

Insan pos dan telekomunikasi di seluruh Indonesia hari ini, Sabtu, 27 September 2027, memperingati Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi (Postel) ke-82. Sebuah hari bersejarah yang menandai diambil alihnya Jawatan Pos, Telegraf dan Telepon (PTT) dari kekuasaan Jepang oleh putra-putri Indonesia pada 27 September 1945.

Peringatan tahun ini mengusung semangat mengenang kembali jasa besar *telegraf*, alat komunikasi yang menjadi urat nadi informasi sepanjang perjalanan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Umum Forum Komunikasi Pejuang Pos Indonesia dalam keterangannya menyampaikan, tanpa telegraf, Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 mungkin tidak akan secepat itu menyebar ke seluruh penjuru Nusantara dan dunia.

“Melalui kawat-kawat telegraf dan pemancar radio peninggalan Jepang yang dikuasai Angkatan Muda PTT, berita proklamasi dikirimkan secara berantai dari Jakarta ke Sumatera, Jawa, Kalimantan hingga Sulawesi. Telegraf adalah internet di masanya, sangat besar kontribusinya untuk kedaulatan informasi bangsa,” ujarnya.

*Dari Alat Perjuangan Menjadi Tulang Punggung Ekonomi Digital*

Sejarah mencatat, pada masa perang kemerdekaan dan agresi militer, jaringan telegraf menjadi alat komando paling rahasia dan cepat bagi para pejuang, mengatur strategi gerilya Panglima Besar Jenderal Soedirman dan pengiriman logistik.

Kini, 82 tahun berlalu, peran itu dilanjutkan oleh transformasi digital. Dari titik-titik dan garis-garis morse telegraf, Indonesia telah melompat menjadi negara dengan infrastruktur fiber optik dan satelit terkuat di Asia Tenggara.

Namun semangatnya tetap sama: *Menyatukan Nusantara.*

“Peringatan Hari Bhakti Postel bukan sekedar seremonial. Ini adalah pengingat bahwa kemerdekaan informasi adalah pilar utama kemerdekaan bangsa. Dulu kita berjuang dengan telegraf, sekarang kita berjuang dengan pemerataan sinyal dan literasi digital sampai ke pelosok desa seperti di Sumatera dan Jawa Kalimantan” tambah tokoh pos tersebut.

Seluruh insan pos dan telekomunikasi diharapkan terus menjaga semangat Amanat Penderitaan Rakyat (Ampera) dan Tri Darma Pos: setia, jujur, dan amanah dalam melayani negeri.

*Selamat Hari Bhakti Pos dan Telekomunikasi ke-82.*
*27 September 1945 – 27 September 2027.*
*Terus Menyambung Nusantara, Menguatkan Indonesia Maju.*

_Tim Redaksi_

Tinggalkan Balasan