Berita

TNI AL Berhasil Gagalkan Penyeludupan Belasan Ekor Burung Langka dari KM Gunung Dempo

56
×

TNI AL Berhasil Gagalkan Penyeludupan Belasan Ekor Burung Langka dari KM Gunung Dempo

Sebarkan artikel ini

 

JAKARTA | LIPUTAN 9.CO

11 Juli 2026,—- TNI AL terus berkomitmen dalam menjaga kelestarian alam dan menegakkan hukum di wilayah Indonesia. Kali ini, tim gabungan TNI AL berhasil menggagalkan upaya penyelundupan belasan ekor burung langka yang dilindungi di atas Kapal Motor (KM) Gunung Dempo saat bersandar di Pelabuhan Umum Pelindo, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (11/07).

 

Aksi penggagalan yang berlangsung ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi solid di lapangan antara Satgas Intelijen Pusintelal bersama Tim Gabungan Pengamanan Pelabuhan Pelni Kodaeral XIV, yang terdiri dari Detasemen Intelijen (Denintel) dan Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) Kodaeral XIV.

 

Penangkapan ini bermula dari informasi intelijen mengenai adanya upaya pengiriman satwa liar secara ilegal memanfaatkan jalur transportasi laut. Atas dasar informasi tersebut, petugas gabungan segera melakukan penyisiran dan pemeriksaan ketat di atas KM. Gunung Dempo yang tengah bersandar di dermaga.

 

Dari hasil operasi, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 ekor burung endemik dilindungi yang disembunyikan tanpa dokumen resmi dengan rincian 1 (satu) ekor Burung Nuri Bayan, 2 (dua) ekor Burung Pitohoi, 2 (dua) ekor Burung Jagal Papua dan 7 (tujuh) ekor Burung Nuri Masda. Modus operandi yang digunakan yakni pelaku menyembunyikan dengan cara disimpan disamping cerobong asap kapal untuk mengelabui petugas. Hingga saat ini, pemilik atau kurir dari barang penyelundupan tersebut masih belum diketahui dan tengah dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim gabungan.

 

Sebagai tindakan penyelamatan awal, seluruh barang bukti belasan burung dilindungi tersebut telah diserahkan kepada pihak Kantor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah I Sorong untuk mendapatkan perawatan, konservasi serta proses hukum lebih lanjut.

(BGN)

Tinggalkan Balasan