Tapanuli Utara | Liputan 9.co
Unit Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi (UPPK) RSUD Tarutung kembali menorehkan prestasi gemilang dengan resmi meraih predikat Akreditasi “Madya” sebagai Lembaga Pelatihan Bidang Kesehatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). Keberhasilan ini menjadi wujud nyata dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) dalam meningkatkan mutu dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kesehatan.
Raihan membanggakan ini diperoleh setelah melalui proses penilaian akreditasi yang komprehensif pada 30 Juni 2026. Hasil kelulusan tersebut kemudian diumumkan secara resmi melalui Keputusan Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan Nomor: HK.02.02/F/2144/2026 tertanggal 15 Juli 2026, yang menegaskan bahwa UPPK RSUD Tarutung telah memenuhi standar nasional dalam menyelenggarakan pelatihan kesehatan yang berkualitas dan kredibel.
Direktur RSUD Tarutung, dr. Bobby Simanjuntak, M.K.M, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim yang telah bekerja keras mempersiapkan proses akreditasi ini dari awal hingga akhir. Secara khusus, ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas saran, motivasi, dan arahan strategis yang tiada henti dari Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si, serta Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Utara, Ny. Neny Angelina JTP Hutabarat, yang senantiasa memberikan dukungan penuh demi kemajuan RSUD Tarutung.
Lebih lanjut, dr. Bobby menegaskan bahwa hasil akreditasi ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan pemacu semangat untuk terus melakukan pembenahan mutu pelayanan secara berkelanjutan. Ke depan, pihak manajemen berkomitmen untuk memperluas skala layanan pelatihan serta menambah tenaga pelatih yang profesional dan inovatif, guna memberikan dampak positif yang lebih luas bagi peningkatan kualitas tenaga kesehatan di daerah.
(RSN)












