Berita

Rohum Mafia PETI Sumbar, Buronan Masyarakat Pasaman Sekarang Beroperasi di Madina

44
×

Rohum Mafia PETI Sumbar, Buronan Masyarakat Pasaman Sekarang Beroperasi di Madina

Sebarkan artikel ini

 

MANDAILING NATAL, LIPUTAN 9.CO

Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di kawasan perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan Tapanuli Selatan (Tapsel) kembali menuai sorotan.

 

 

Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Saleh, angkat bicara terkait mencuatnya dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang diduga dikuasai oleh Rohum di wilayah Panabari dan perbatasan Madina–Tapsel. Tak hanya soal bebasnya puluhan alat berat beroperasi tanpa izin, Saleh juga menyoroti keterkaitan dugaan tersebut dengan kasus penganiayaan terhadap Nenek Saudah yang berumur (68) , bendahara satma ampi takut terjadi kembalinya seperti yang di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, yang menolak lahannya dijadikan lokasi tambang ilegal.

 

Menurut informasi yang di dapatkan dari masyarakat yang tidak mau di sebut namanya, rohum memiliki alat berat sebaiknya 7/8 alat di perbatasan Madina Tapsel 13/08/2026

 

“Rohum disebut-sebut junga seorang PNS diduga sehingga aktivitas tambangnya di Panabari dan perbatasan berjalan tanpa hambatan. Jika benar demikian, ini bukan sekadar pelanggaran undang-undang pertambangan, melainkan pengkhianatan terhadap negara dan rakyat.”

Kata satma ampi Madina

 

Saleh menegaskan beberapa tuntutan kepada oknum APH :

 

Mendesak Bupati Mandailing Natal dan Forkopimda untuk segera menindak tegas aktivitas PETI di Panabari dan perbatasan, termasuk mengusut keterlibatan oknum APH yang diduga memberi perlindungan kepada Rohum.

 

 

Mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman, serta mengungkap siapa sebenarnya dalang di balik kekerasan tersebut dan kaitannya dengan jaringan tambang ilegal yang di Pasaman hingga pindah dari Pasaman ke Madina .

 

Meminta KPK turun tangan jika terbukti ada pejabat atau aparat yang ikut menikmati hasil tambang ilegal sekaligus melindungi pelaku kejahatan.

 

“Jangan biarkan rakyat kecil menjadi korban ketakutan sementara para penguasa tambang ilegal beserta pelindungnya hidup bergelimang harta hasil merusak alam dan menyakiti rakyat. SATMA AMPI Madina tidak akan diam. Kami pantau terus dan akan laporkan ke pihak berwajib jika tidak ada tindakan nyata!” — pungkas Saleh.

(AZ)

Tinggalkan Balasan