MADINA | LIPUTAN 9.CO
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) Sumatera Utara, Ismed Harahap, angkat bicara keras terkait kasus viral dugaan pencekikan Camat Pakantan oleh oknum Kasubbag Kepegawaiannya sendiri, yang kini berlanjut dengan dugaan pengancaman via WhatsApp.
Ismed menyayangkan sikap oknum ASN tersebut yang setelah viral, bukannya introspeksi diri, malah diduga mengirim pesan bernada ancaman dan menyebut video kejadian sebagai editan Camat.
“Ini sudah keterlaluan. Seorang Kasubbag Kepegawaian yang seharusnya paham aturan dan etika birokrasi, kok kelakuannya seperti preman. Sudah mencekik pimpinan di depan umum, sekarang mengancam lewat WA. Ini ASN atau preman pasar?” tegas Ismed Harahap kepada wartawan, Rabu (8/10/2026) malam.
Menurut Ismed, kejahatan yang dilakukan oknum tersebut sekaligus:
Melecehkan Institusi Pemerintahan dan Bupati Madina
Ismed menilai, Camat adalah perpanjangan tangan Bupati di kecamatan. Jika Camat dicekik dan diancam oleh bawahannya sendiri, itu sama saja melecehkan wibawa Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution.
“Kalau bawahan berani cekik atasan, itu artinya dia tidak menghormati Bupati. Dia merasa kebal hukum. Bupati Saipullah Nasution harus tegas, jangan dibiarkan. Copot segera oknum itu dari jabatannya,” desaknya.
IJEN Sumut mencatat, kalimat _”datanya ada sama saya”_ dan _”Hati hati ho da”_ dalam WA tersebut sudah memenuhi unsur ancaman yang diatur dalam UU ITE.
“Jangan coba-coba mengancam Camat sebagai narasumber berita, karena sama saja mengancam kerja-kerja jurnalistik kami. Jika ancaman itu terus berlanjut, kami akan laporkan oknum ini ke Polres Madina dan ke KASN,” tambahnya.
Desak Bupati Madina Pecat Oknum
Ketua DPW IJEN Sumut, Ismed Harahap, secara tegas meminta 3 hal kepada Bupati Madina:
1. Perintahkan BKPSDM Madina untuk segera menggelar Sidang Disiplin Berat terhadap oknum Kasubbag tersebut sesuai PP No. 94 Tahun 2021.
2. Copot jabatannya dan pindahkan dari Kecamatan Pakantan agar Camat bisa bekerja dengan nyaman.
3. Berikan perlindungan kepada Camat Pakantan sebagai korban kekerasan dan intimidasi.
“Jangan sampai citra Pemkab Madina yang baru dipimpin Pak Saipullah Nasution rusak hanya karena ulah satu oknum Kasubbag yang tidak punya etika dan adab. Ini harus jadi contoh, ASN yang arogan dan tukang ancam tidak boleh dipelihara,” tutup Ismed Harahap.
Sebelumnya diberitakan, oknum Kasubbag Kepegawaian Kecamatan Pakantan diduga mencekik Camatnya sendiri saat atraksi karate di acara Haornas ke-43. Setelah videonya viral, oknum tersebut diduga mengirim WA bernada ancaman kepada Camat dengan kalimat _”Hati hati ho da”, “Kamu buat acara Haornas kutip sana kutip sini datanya ada sama saya”_ dan menyebut video tersebut adalah editan.
(AS)












