MANDAILING NATAL | LIPUTAN9.CO
Buntut pemberitaan dugaan pencekikan Camat Pakantan oleh oknum Kasubbag Kepegawaiannya sendiri saat acara Haornas ke-43, kini muncul babak baru yang semakin memanaskan situasi.
Oknum Kasubbag Kepegawaian Kecamatan Pakantan tersebut diduga mengirimkan pesan WhatsApp (WA) bernada ancaman kepada Camat Pakantan setelah aksinya viral di media.
Dalam pesan WA yang beredar dan diterima redaksi, oknum tersebut diduga mengancam akan membuka semua kebobrokan Camat Pakantan. Tak hanya itu, ia juga mengklaim bahwa video kejadian pencekikan yang viral tersebut adalah hasil editan sang Camat.
*Isi pesan WA yang diduga dari oknum Kasubbag tersebut antara lain:
“Hati hati ho da”
.”pencemaran nama baik,”
Kamu buat acara Haornas kutip sana kutip sini datanya ada sama saya
“Video itu editan …”
Pesan tersebut sontak membuat Camat Pakantan semakin merasa tidak nyaman dan terintimidasi. Jika sebelumnya hanya dugaan kekerasan fisik di lapangan, kini diduga berlanjut ke ancaman psikis melalui media elektronik.
Camat Pakantan menyayangkan sikap tersebut. Menurutnya, sebagai bawahan seharusnya oknum tersebut introspeksi diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya, bukan malah melakukan ancaman balik dan menyebarkan narasi bahwa video adalah editan.
Padahal, kejadian tersebut disaksikan langsung oleh ratusan peserta Haornas, yang hadir di lapangan Kecamatan Pakantan.
“Kalau video dibilang editan, ratusan pasang mata yang melihat di lapangan itu editan juga? Ini sudah tidak masuk akal dan menunjukkan tidak adanya penyesalan,” ujar sumber dekat Camat Pakantan.
Atas kejadian lanjutan ini, Camat Pakantan kembali meminta perlindungan dan perhatian serius dari Bupati Mandailing Natal, Saipullah Nasution.
Ia berharap Bupati segera turun tangan karena oknum tersebut dinilai sudah tidak layak lagi satu kantor dengannya dan telah melanggar etika ASN, serta diduga melanggar UU ITE terkait dugaan pengancaman melalui media elektronik.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi kepada oknum Kasubbag Kepegawaian Kecamatan Pakantan terkait pesan WA ancaman tersebut.
(Tim)












