Berita

SIAGA:BMKG, Peringatkan Cuaca Ekstrim Sumut Besok 24 Oktober,32 Daerah Termasuk Mandailing Natal Berpotensi Hujan Lebat

75
×

SIAGA:BMKG, Peringatkan Cuaca Ekstrim Sumut Besok 24 Oktober,32 Daerah Termasuk Mandailing Natal Berpotensi Hujan Lebat

Sebarkan artikel ini

 

LIPUTAN9.CO | MEDAN

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Utara (Sumut) besok, Sabtu 24 Oktober 2026.

Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengatakan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang masih akan melanda Sumut pada 23-25 Oktober 2026.

BMKG mendeteksi sirkulasi siklonik di Samudra Hindia sebelah barat Aceh yang memicu belokan angin dan pertemuan massa udara di Sumut, diperkuat aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO).

32 Kabupaten/Kota di Sumut Berpotensi Terdampak:

BMKG mengidentifikasi 32 wilayah yang masuk kategori Siaga, meliputi:
Deli Serdang, Asahan, Serdang Bedagai, Batubara, Humbang Hasundutan, Karo, Sibolga, Tanjung Balai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Nias, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Langkat, Mandailing Natal, Nias Barat, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Medan, Binjai, Gunungsitoli, Padangsidimpuan, dan Pematangsiantar.

Prakiraan Khusus Besok 24 Oktober 2026:

– Medan: Pagi cerah berawan, siang hujan ringan, malam hujan ringan. Suhu 23-30°C
– Mandailing Natal: Hujan sedang hingga lebat pada siang hingga malam, dapat berlangsung lebih dari 3 jam. Suhu 23-27°C, Kelembapan 90%. Waspada banjir dan longsor.
– Pesisir Medan Utara (Belawan, Labuhan, Marelan): Berpotensi banjir rob, pasang air laut mencapai 2,7 meter pada pukul 00.00-04.00 WIB

Imbauan BMKG:

1. Warga di dataran rendah dan bantaran sungai waspada banjir.
2. Warga di lereng dan perbukitan waspada banjir bandang dan tanah longsor.
3. Hindari berteduh di bawah pohon dan baliho saat angin kencang.
4. Nelayan dan petani diminta memantau aplikasi InfoBMKG.

BPBD Kota Medan juga telah menambah perahu evakuasi untuk mengantisipasi genangan.

Sumber: BBMKG Wilayah I Medan

Reporter:MFN

Tinggalkan Balasan