Tangerang,Liputan9.co
Sorotan publik terkait infrastruktur Sarana umum jalan raya rusak,berlubang dan membahayakan keselamatan pengendara dan pejalan kaki serta memperlambat perekonomian masyarakat Tangerang baru di respon oleh pihak Pemda Tangerang dari beredar viral di akun tik tok awak media.
Cukup memperhatikan dampak nya kerusakan dan jalan berlubang serta mengancam keselamatan pengendara umum yg melintas dilokasi sekitar pakuhaji Tangerang kota yg lainnya.
Wilayah sekitar Tangerang terdapat jalan umum yang rusak,berlubang dengan tidak diperhatikan oleh Pemda setempat hanya diabaikan cukup lama atau di biarkan berlarut larut dugaan ada anggaran operasional perbaikan infrastruktur di selewengkan oleh oknum Pemda walikota Tangerang,Pemda bupati dan Pemda kecamatan , terbukti jelas sorotan publik beredar viral keluhan masyarakat kian marak bersuara dan adanya desakan keluhan publik dari masyarakat Tangerang dari beredar viral di akun sosmed tik tok,you tobe dari liputan awak media.
Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) memastikan akan segera melakukan perbaikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026.
Dalam video yang beredar, terlihat kondisi jalan yang rusak cukup membahayakan pengguna jalan.
Bahkan, sebuah kendaraan roda empat sempat terperosok ke lubang di badan jalan.
Menanggapi banyaknya keluhan warga, Pemkab Tangerang memastikan perbaikan akan dilakukan pada ruas jalan sepanjang 8,41 kilometer tersebut.
Kepala Dinas DBMSDA Kabupaten Tangerang, Iwan Firmansyah, mengatakan bahwa perbaikan permanen akan segera direalisasikan pada tahun 2026.
Sebelumnya, pihaknya telah melakukan perbaikan darurat dengan menambal sejumlah lubang untuk mengurangi risiko kecelakaan.
“Perbaikan jalan akan segera dilakukan melalui APBD 2026. Saat ini kami sudah melakukan penanganan sementara dengan tambal sulam agar jalan tetap bisa dilalui masyarakat,” ujar Iwan Firmansyah.
Ia menambahkan, demi keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, DBMSDA akan terus berupaya melakukan perbaikan secara bertahap di seluruh ruas jalan yang ada di Kabupaten Tangerang.Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang segera memperbaiki Jalan Raya Pakuhaji menyusul banyak keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan.
Pihak awak media juga sudah berkordinasi kepihak Polsek paku haji terkait izin berkordinasi untuk meliput area infrastruktur Sarana umum jalan raya yang rusak,berlubang dan membahayakan keselamatan jiwa pengendara umum serta rawan kecelakaan cukup fatal pada sore dan malam hari saat di lintas
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Iwan Firmansyah, menyebut total panjang Jalan Raya Pakuhaji 8,41 kilometer.
“Dari total panjang 8,41 kilometer, 6,41 kilometer sudah diperbaiki tahun lalu,” kata Iwan, minggu (25/10/2026).
Sisa 2 kilometer jalan Pakuhaji akan diperbaiki pada 2026 menggunakan anggaran murni pemerintah. Iwan menambahkan, Pemkab juga menargetkan perbaikan Jalan Raya Jati Talang di Kecamatan Sukadiri pada tahun ini.
Jalan Jati Talang menghubungkan Desa Buaran Jati, Gintung Pulo, dan Pulo Ceger, dengan panjang total 7,8 kilometer.
“Yang rusak sekitar tiga kilometer, dan Insya Allah 2026 semua akan diperbaiki,” ujarnya menegaskan.
Perbaikan jalan ini diharapkan meningkatkan akses antar kecamatan dan kelancaran transportasi masyarakat Kabupaten Tangerang.
Reporter:(HR)
