Nasional

DEKRANASDA TANJAB BARAT PERKUAT SINERGI KERAJINAN DAERAH, HJ. FADHILAH SADAT HADIRI RAKERDA PROVINSI JAMBI 2026

88
×

DEKRANASDA TANJAB BARAT PERKUAT SINERGI KERAJINAN DAERAH, HJ. FADHILAH SADAT HADIRI RAKERDA PROVINSI JAMBI 2026

Sebarkan artikel ini

Penguatan Perajin Lokal, Pelestarian Wastra, dan Perluasan Pasar UMKM Jadi Fokus Pengembangan Kerajinan Daerah

 

 

JAMBI, LIPUTAN9.CO – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dekranasda Provinsi Jambi Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Anggrek, EV Garden, Kota

Jambi, Kamis (29/10/2026).

 

Kehadiran Hj. Fadhilah Sadat bersama jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antardaerah dalam mengembangkan potensi kerajinan lokal, meningkatkan kapasitas perajin, serta mendorong produk unggulan daerah agar semakin berkualitas dan memiliki daya saing.

 

Rakerda tersebut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi Hesnidar Haris beserta jajaran pengurus, Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, General Manager PetroChina International Jabung Ltd., Ketua Dekranasda kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, serta sejumlah undangan lainnya.

 

Dalam kegiatan itu, Hj. Fadhilah Sadat didampingi Ketua Harian, Wakil Ketua Harian, dan Sekretaris Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Dalam sambutan Gubernur Jambi yang disampaikan Wakil Gubernur Abdullah Sani, ditegaskan bahwa Provinsi Jambi memiliki kekayaan seni, budaya, dan kearifan lokal yang merupakan identitas daerah sekaligus potensi ekonomi yang perlu terus dikembangkan.

 

Potensi tersebut tercermin melalui berbagai produk kerajinan khas daerah, seperti batik, tenun tradisional, anyaman, serta produk kriya berbahan baku lokal. Kekayaan budaya tersebut diharapkan tidak hanya dipertahankan sebagai warisan leluhur, tetapi juga mampu berkembang mengikuti kebutuhan dan perkembangan pasar tanpa kehilangan nilai tradisionalnya.

 

Pemerintah Provinsi Jambi juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Dekranasda provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung pemberdayaan perajin, pengembangan industri kerajinan, serta pelestarian seni dan budaya daerah.

 

Melalui Rakerda ini, program kerja Dekranasda diharapkan dapat dirumuskan secara terarah, terukur, inovatif, dan tepat sasaran sesuai karakteristik serta potensi masing-masing daerah.

 

Sejumlah aspek menjadi perhatian bersama, mulai dari peningkatan kualitas produk, pembinaan sumber daya manusia perajin, perluasan akses promosi dan pemasaran, hingga pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat keberlanjutan usaha kerajinan.

 

Sementara itu, Ketua Dekranasda Provinsi Jambi, Hesnidar Haris, menyoroti pentingnya pembinaan terhadap para perajin, khususnya pada sektor wastra seperti batik dan tenun, serta pengembangan produk kriya dan anyaman yang tersebar di berbagai kabupaten/kota di Provinsi Jambi.

 

Menurutnya, berbagai kegiatan pembinaan, pameran, dan promosi telah dilaksanakan oleh Dekranasda di tingkat daerah. Penggunaan wastra lokal juga terus didorong sebagai salah satu bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan usaha para perajin dan pelaku UMKM.

 

Namun, tantangan dalam pengembangan kerajinan daerah masih perlu mendapatkan perhatian, terutama menyangkut pemasaran produk dan keberlanjutan usaha perajin.

 

Karena itu, Rakerda diharapkan menjadi ruang bersama untuk mengidentifikasi berbagai persoalan, membahas solusi, serta menghasilkan kesepakatan program kerja yang dapat dilaksanakan melalui kolaborasi lintas sektor.

 

Hesnidar Haris juga menegaskan bahwa pengembangan kerajinan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Sinergi antara pemerintah daerah, Dekranasda, dunia usaha, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam memperluas peluang serta meningkatkan kesejahteraan perajin.

 

Dalam rangkaian kegiatan tersebut turut dilaksanakan penyerahan penghargaan Inacraft Awards 2026 dan Kriya Nusa 2026, serta penyerahan bantuan modal kerja bagi pelaku UMKM dari Pemerintah Provinsi Jambi kepada Ketua Dekranasda.

 

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala BPVP Padang dan General Manager PetroChina International Jabung Ltd. sebagai bagian dari penguatan wawasan dan dukungan terhadap pengembangan sektor kerajinan serta UMKM.

 

PERKUAT POTENSI KERAJINAN TANJUNG JABUNG BARAT

 

Keikutsertaan Ketua Dekranasda Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, dalam Rakerda ini diharapkan dapat memperkuat hubungan kelembagaan dengan Dekranasda Provinsi Jambi maupun kabupaten/kota lainnya.

 

Selain menjadi sarana koordinasi, kegiatan tersebut juga membuka ruang pertukaran pengalaman, gagasan, dan strategi dalam mengembangkan potensi kerajinan daerah agar semakin dikenal luas.

 

Bagi Kabupaten Tanjung Jabung Barat, penguatan sektor kerajinan bukan sekadar upaya mempertahankan warisan budaya, melainkan juga bagian dari langkah mendorong kreativitas masyarakat, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan nilai tambah produk lokal.

 

Dengan sinergi dan pembinaan yang berkelanjutan, para perajin daerah diharapkan semakin memiliki kesempatan untuk mengembangkan usaha, memperluas jaringan pemasaran, dan bersaing di pasar yang lebih luas.

 

Rakerda Dekranasda Provinsi Jambi Tahun 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa kemajuan kerajinan daerah harus berjalan seiring dengan pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

 

Ditulis Oleh: Apriandi, Tj., C.JI., C.LWI

Media Liputan9.co

Tinggalkan Balasan