Regional

Gebrakan Baru Pendidikan di Sampang! Guru PAI Banyuates Dibekali Deep Learning dan Moderasi Beragama

20
×

Gebrakan Baru Pendidikan di Sampang! Guru PAI Banyuates Dibekali Deep Learning dan Moderasi Beragama

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,LIPUTAN9.CO – Upaya peningkatan kualitas pendidikan terus digencarkan oleh para pendidik di Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Salah satunya melalui kegiatan workshop bertema “Mendesain Modul Ajar Deep Learning dengan Penguatan Moderasi Beragama pada Mata Pelajaran PAI di Sekolah” yang digelar pada Rabu (22/4/2026).

Kegiatan tersebut berlangsung di SMP Islam As-Sirajul Munir, yang berlokasi di Jalan Raya Ketapang–Banyuates, Dusun Senneng, Desa Nepa, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.

Workshop ini diikuti oleh Guru Pendidikan Agama Islam (GPAI) serta para kepala sekolah dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK se-Kecamatan Banyuates.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis dalam meningkatkan kompetensi guru, khususnya dalam merancang modul ajar yang inovatif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan terkait penyusunan modul ajar berbasis deep learning. Pendekatan ini menekankan tidak hanya pada penguasaan aspek kognitif, tetapi juga pada penguatan nilai-nilai karakter, khususnya moderasi beragama dalam proses pembelajaran.

Penguatan moderasi beragama dinilai sangat penting dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, inklusif, serta berakhlak mulia di tengah keberagaman masyarakat.

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menciptakan pembelajaran yang kreatif, humanis, dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa.

“Melalui workshop ini, kami berharap para guru mampu menyusun modul ajar yang tidak hanya menarik dan efektif, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai moderasi beragama kepada peserta didik,” ujar Fiki Amalia.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala SMP Islam As-Sirajul Munir, Abdul Holik Ali Hudi, Kasi PAIS Kemenag Sampang H. Akhmad Arief, Operator SIAGA,Walidatul Abida serta Pengawas PAIS Syamsul Arif yang juga menjadi pembina guru PAI di wilayah tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan kepala sekolah, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Operator PAIS dan Kasi PAI, serta penguatan materi oleh Pengawas PAIS. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif.

Suasana workshop berlangsung penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi, bertanya, serta mengikuti setiap sesi dengan semangat tinggi.

Materi yang disampaikan mencakup konsep dasar deep learning, teknik penyusunan modul ajar, hingga strategi efektif dalam mengintegrasikan nilai-nilai moderasi beragama dalam pembelajaran PAI.

Workshop ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pembelajaran yang lebih adaptif, relevan, dan berdaya saing di era globalisasi.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kualitas pendidikan – khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di Kecamatan Banyuates – diharapkan semakin meningkat serta mampu memberikan dampak positif bagi pembentukan generasi muda yang cerdas dan berkarakter.

Tinggalkan Balasan