Berita

Ketua DPW IJEN Sumut Soroti Kinerja Polres Madina: Hampir 20 Unit Alat Berat Excavator Operasi PETI di Pulo Padang Lingga Bayu

42
×

Ketua DPW IJEN Sumut Soroti Kinerja Polres Madina: Hampir 20 Unit Alat Berat Excavator Operasi PETI di Pulo Padang Lingga Bayu

Sebarkan artikel ini

 

PANYABUNGAN | LIPUTAN 9.CO

Diamnnya Kapolres Mandailing Natal Bagus Priyandi Terhadap Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Ijin PETI di Pulo Padang Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara Menjadi Sorotan Tajam dari Ketua DPW Ikatan Jurnalis Independen Nusantara IJEN Sumatera Utara Ismed Harahap

 

Hal ini diungkapkannya di Panyabungan 21 /07/26 kepada media, sampai saat ini masyarakat Mandailing Natal menilai kinerja Terhadap Bagus Priyandi sejak menjabat sebagai Kapolres Mandailing Natal belum ada sama sekali tindakan tegas untuk memberantas para mafia PETI di kabupaten Mandailing Natal ini

 

Ismed Harahap juga menyampaikan malah semenjak Bagus Priyandi menjabat Kapolres PETI di kabupaten Mandailing Natal makin tumbuh subur seperti dilokasi PETI Pulo Padang Kecamatan Lingga Bayu diperkirakan diduga ada sekitar 20 Alat berat Excavator yang sedang beroperasi disana, dan hal ini rekaman videonya bahkan telah pernah kita kirim langsung ke WA pribadi Bapak Bagus Priyandi, dan saat itu beliau menjawab “segera akan kita cek ke lapangan pak “jawab Kapolres Madina namun sampai saat ini belum ada juga tindakan untuk menangkap Para mafia PETI disana

 

Lanjut Ismed Harahap, Menurut keterangan sejumlah masyarakat kecamatan lingga bayu diduga kuat salah seorang oknum pensiunan polri inisial “SN” memiliki 3 unit alat berat Excavator yang beroperasi di kecamatan Lingga Bayu sampai saat ini tidak tersentuh oleh Aparat Penegak Hukum setempat dan Apakah APH nya ada ada hubungan Kong Kalikong ini informasinya akan kita cari dan kumpulan nanti

 

Kita tunggu bagaimana tindakan Pak Bagus Priyandi sebagai Kapolres Mandailing Natal apakah mampu untuk menertibkan PETI di kabupaten Mandailing Natal ini, kalau memang tidak mampu membasmi PETI di kabupaten Mandailing Natal menurut saya lebih terhormat mengundurkan diri dari jabatannya, sebab Hukum di Bumi Gordang Sambilan ini tidak boleh kalah dengan para mafia PETI, Pungkasnya ”

 

Red

Tinggalkan Balasan