Berita

Rusak Parah dan Banyak Lubang, Masyarakat Menanti pembangunan Jembatan Merah – Lingga Bayu Sudah Banyak Korban Kecelakaan

61
×

Rusak Parah dan Banyak Lubang, Masyarakat Menanti pembangunan Jembatan Merah – Lingga Bayu Sudah Banyak Korban Kecelakaan

Sebarkan artikel ini

 

Mandailing Natal, Liputan9.co

Masyarakat di Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, menanti pembangunan dan perbaikan Jalan Lintas Jembatan Merah – Lingga Bayu yang kondisinya saat ini sangat memprihatinkan dan rusak parah.

Jalan lintas yang menjadi akses vital perekonomian masyarakat Lingga Bayu menuju Kota Panyabungan dan Natal ini sudah sangat layak untuk diperbaiki. Pasalnya, di sepanjang jalan tersebut dipenuhi lubang menganga dengan kedalaman yang bervariasi.

Kondisi jalan yang berlubang tersebut sangat membahayakan bagi pengguna jalan, terutama pada malam hari dan saat musim hujan, dimana lubang tertutup genangan air dan tidak terlihat.

“Banyak lobang di sepanjang jalan lintas Jembatan Merah – Lingga Bayu ini. Bagi pengguna jalan ini sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan, ada yang jatuh karena menghindari lubang, ada yang velg motornya pecah, ada yang terperosok,” ujar salah seorang warga Lingga Bayu yang juga pengendara rutin jalan tersebut kepada Liputan9.co, Selasa (23/09/2026).

Warga mengaku sudah sering melaporkan kondisi jalan tersebut, namun hingga saat ini belum ada tanda-tanda akan diperbaiki oleh pihak terkait.

“Kami mohon kepada pihak terkait, baik Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melalui Dinas PUPR, maupun Pemerintah Provinsi Sumut dan Balai Jalan Nasional, agar dapat memperbaiki jalan lintas Jembatan Merah – Lingga Bayu ini. Ini jalan utama kami,” harap warga.

Menurut warga, jalan tersebut merupakan jalan lintas provinsi yang setiap hari dilalui ratusan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, truk pengangkut sawit, hingga truk logistik. Jika dibiarkan rusak terus, maka akan menghambat perekonomian masyarakat Lingga Bayu.

“Kalau jalan bagus, ekonomi lancar. Kalau jalan rusak seperti ini, hasil tani susah keluar, ongkos angkut mahal, dan keselamatan kami terancam. Jangan tunggu banyak korban jiwa baru diperbaiki,” tegas warga lainnya.

Masyarakat juga meminta kepada anggota DPRD Madina dan anggota DPRD Sumut Dapil Madina agar memperjuangkan anggaran perbaikan Jalan Lintas Jembatan Merah – Lingga Bayu

Hingga berita ini diterbitkan, Dinas PUPR Kabupaten Mandailing Natal belum memberikan keterangan resmi terkait kapan perbaikan Jalan Lintas Jembatan Merah – Lingga Bayu akan dilakukan.

Red

Tinggalkan Balasan