ArtikelBerita

Mentor Berani Tuding Forkopimcam Pangarengan Tumpul, Masyarakat Pacanggaan: “Siapa Yang Ia Andalkan?”

482
×

Mentor Berani Tuding Forkopimcam Pangarengan Tumpul, Masyarakat Pacanggaan: “Siapa Yang Ia Andalkan?”

Sebarkan artikel ini

Mentor Berani Tuding Forkopimcam Pangarengan Tumpul, Masyarakat Pacanggaan: “Siapa Yang Ia Andalkan?

SAMPANG, LIPUTAN9.CO– Pernyataan kontroversial kembali menyeruak dari sosok Mentor Desa Pacanggaan yang belakangan jadi sorotan publik. Setelah banyak tayang di beberapa perberitaan dibeberapa media.

Ia secara terang-terangan menuding Forkopincam Pangarengan tumpul dalam menyikapi persoalan di wilayahnya. Pernyataan tersebut ia lontarkan pada sebuah Grup WhatsApp Informasi seputar Pangarengan

Namun, tudingan itu justru memancing reaksi keras masyarakat setempat.

“Kalau Forkopimcam itu orang tunjukan Bupati Sampang, berarti dia juga sedang menuding Bupati tidak bertaring alias tumpul,” sindir salah satu warga Pacanggaan yang enggan disebutkan namanya.

Warga menilai, ucapan tersebut tidak hanya menyerang pemerintah tingkat kecamatan, tapi juga secara tidak langsung mengkritik pimpinan daerah.

“Bukankah Forkopimcam itu bawahan langsung Bupati? Kalau dia bilang tumpul, berarti sama saja merendahkan Bupati,” imbuh warga lain.

Tak hanya itu, posisi sang Mentor kian menuai cibiran lantaran ia dikabarkan akan mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat Kepala Desa Pacanggaan pada Pilkades mendatang.

“Kalau masih mau nyalon saja sudah begitu omongannya, lantas bagaimana kalau nanti jadi? Mau jadi apa desa ini?” tambah warga dengan nada geram.

Sejumlah tokoh desa pun mulai mempertanyakan etika dan sikapnya. Menurut mereka, calon pemimpin seharusnya mampu menjaga lisan, membangun hubungan baik dengan semua pihak, serta memberi teladan positif kepada masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Forkopimcam Pangarengan maupun Bupati Sampang belum memberikan keterangan resmi terkait tudingan tersebut.

Sementara itu, atmosfer politik di Desa Pacanggaan jelang Pilkades semakin memanas, dengan isu-isu yang kian memecah perhatian publik.

Tinggalkan Balasan