Madina Sumut | Liputan 9.co
Viralnya Pemberitaan Terkait Penambangan Emas Tanpa Ijin PETI di Eks lokasi PT M3 Pulo Padang Kecamatan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara diperkirakan sekitar 20 alat berat jenis excavator yang beroperasi di lokasi tersebut diduga tidak luput dari campur tangan dari sejumlah oknum TNI yang menjadi deking aktivitas ilegal tersebut
PETI Eks lokasi PT M3 Pulo Padang ini bahkan telah beberapa kali menelan korban jiwa di tahun tahun yang lalu namun sampai saat ini lokasi PETI ini masih tetap saja beropersi bahkan alat berat jenis excavator dilokasi tersebut makin hari makin bertambah informasi ini disampaikan oleh salah seorang warga lingga bayu yang namanya ingin di rahasiakan dalam media (6/8) Via WhatsApp
Kuat dugaan untuk uang pengamanan setiap satu unit alat berat jenis excavator ini yang beroperasi di lokasi PETI ini mencapai sekitar 40 hingga 60 juta rupiah perbulannya, oknum TNI inisial “R dan A” dari Kodam l/ Bukit Barisan diduga kuat yang telah turut serta memuluskan aktivitas ilegal ini
Masyarakat Mandailing Natal berharap kepada Pangdam l/Bukit Barisan Bapak Mayjen Hendri Antariksa agar segera mengambil langkah ataupun tindakan kepada semua oknum TNI yang diduga terlibat menjadi deking semua bentuk ilegal di kabupaten Mandailing Natal demi menjaga nama baik institusi TNI khususnya Kodam l/Bukit Barisan
Sejatinya Tugas Pokok Fungsi TNI antara lain adalah menjaga kedaulatan tanah air Republik ini, termasuk kedaulatan tanah dari air di kabupaten Mandailing dari mafia PETI yang ingin memperkaya segelintir orang
Red












