Pendidikan

84 Anak PAUD Adu Kreativitas di Tanjab Barat, Bunda Fadhilah Sadat Turun Langsung Jadi Juri: Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Sorotan

115
×

84 Anak PAUD Adu Kreativitas di Tanjab Barat, Bunda Fadhilah Sadat Turun Langsung Jadi Juri: Pendidikan Anak Usia Dini Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

LIPUTAN9.CO | TANJUNG JABUNG BARAT – Sebanyak 84 anak dari berbagai satuan pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengikuti lomba kolase dan menggambar yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jumat (6/11/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme tersebut mendapat perhatian langsung dari Bunda PAUD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat, S.H. Tidak sekadar menghadiri kegiatan, ia juga turun langsung menjadi salah satu juri untuk menyaksikan proses kreativitas sekaligus menilai hasil karya peserta.

 

Keterlibatan Bunda PAUD dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari perhatian terhadap pentingnya pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memberikan ruang bagi anak untuk mengembangkan kreativitas, imajinasi, keberanian, serta kemampuan motorik sejak masa pertumbuhan.

 

Dua kategori perlombaan dihadirkan dengan tema yang disesuaikan dengan dunia anak. Lomba kolase menggunakan bahan biji-bijian mengangkat tema “Aku Suka Buah-buahan”, sedangkan lomba menggambar mengusung tema “Sekolahku Indah dan Nyaman”.

 

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Dahlan, S.Sos., M.M., jumlah peserta mencapai 84 anak, dengan rincian 47 peserta mengikuti lomba menggambar dan 37 peserta mengikuti lomba kolase berbahan biji-bijian. Seluruh peserta berasal dari satuan TK dan PAUD di berbagai kecamatan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

 

Bunda PAUD: Keberanian dan Kegembiraan Lebih Bermakna

 

Dalam arahannya, Hj. Fadhilah Sadat menyampaikan apresiasi atas semangat dan keberanian seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaik melalui karya seni.

 

Menurutnya, kegiatan kolase dan menggambar bukan semata-mata perlombaan untuk menentukan pemenang, melainkan sarana pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada anak untuk berekspresi, berkreasi, belajar mandiri, serta membangun rasa percaya diri.

 

Ia menilai aktivitas menempel dan menggambar juga memiliki manfaat dalam menstimulasi perkembangan fisik motorik, terutama melatih koordinasi mata dan tangan, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan anak dalam mengenali dan mengekspresikan lingkungan sekitarnya.

 

“Melalui seni kolase dan menggambar, kita dapat melihat bagaimana anak-anak mengekspresikan diri secara jujur dan berani. Kegiatan seni yang dipadukan dengan aktivitas fisik motorik seperti ini sangat penting untuk melatih koordinasi mata dan tangan, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka sejak dini,” ujarnya.

 

Ia juga mengingatkan para guru dan orang tua agar tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi turut memberikan pendampingan, stimulasi, dan lingkungan belajar yang menyenangkan demi mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

 

Kepada para peserta, Bunda PAUD memberikan pesan motivasi agar tidak takut melakukan kesalahan maupun menghadapi kekalahan.

 

“Kalian semua adalah anak-anak hebat dan istimewa. Tidak perlu takut salah, tidak perlu takut kalah, dan jangan ragu untuk mencoba. Yang terpenting, kalian berani, gembira, mau belajar, dan melakukan yang terbaik,” tambahnya.

 

84 Peserta, Dua Kategori, Satu Tujuan: Mengembangkan Potensi Anak

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Dahlan, S.Sos., M.M., dalam laporannya menjelaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkembangkan kreativitas dan imajinasi anak sekaligus melatih kemampuan motorik halus sejak usia dini.

 

Selain menjadi wadah penyaluran bakat dan minat seni, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kedekatan emosional antara anak dan orang tua melalui pendampingan selama proses belajar dan berkarya.

 

Sepanjang kegiatan, suasana Balai Pertemuan Kantor Bupati tampak semarak. Anak-anak mengikuti perlombaan dengan penuh kegembiraan, menuangkan gagasan dan imajinasi melalui karya masing-masing.

 

Bunda PAUD bersama dewan juri lainnya turut berkeliling menyaksikan secara langsung proses pengerjaan serta hasil karya para peserta.

 

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat bersama Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan anak usia dini yang edukatif, kreatif, inklusif, dan menyenangkan.

 

Pendidikan Anak Usia Dini Perlu Dukungan Bersama

 

Pengembangan potensi anak tidak cukup hanya mengandalkan kegiatan perlombaan. Peran keluarga, tenaga pendidik, satuan pendidikan, serta dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan fondasi pendidikan yang berkualitas sejak usia dini.

 

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak-anak di Kabupaten Tanjung Jabung Barat semakin memiliki kesempatan untuk mengenali bakat, mengembangkan kreativitas, membangun keberanian, dan memperoleh pengalaman belajar yang positif.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Merlung, Ketua Pokja Bunda PAUD, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), para Bunda PAUD kecamatan, pengawas TK, pengelola dan tutor PAUD, dewan juri, para peserta beserta orang tua, serta tamu undangan lainnya.

 

LIPUTAN9.CO

 

Ditulis Oleh: Mappaudin

Kepala Biro (Kabiro) Liputan9.co

Tinggalkan Balasan