Berita

Harumkan Nama Bangsa, Prajurit TNI AD Raih Magister dan Jadi Prajurit TNI Pertama di Lemhannas Yordania

35
×

Harumkan Nama Bangsa, Prajurit TNI AD Raih Magister dan Jadi Prajurit TNI Pertama di Lemhannas Yordania

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta,liputan9.co

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan prajurit TNI Angkatan Darat di kancah internasional. Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, S.I.P., M.Si., menjadi prajurit TNI pertama yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Royal Jordanian National Defence College (RJNDC) Yordania. Ia juga meraih gelar Master in Management and Strategic Studies dengan hasil pendidikan kategori Excellent.

 

Prosesi wisuda dan penutupan pendidikan RJNDC Angkatan ke-23 Tahun Akademik 2025–2026 digelar pada Senin (15/6/2026) di Amman, Yordania. Upacara dipimpin Pangeran Faisal bin Al Hussein, adik kandung Raja Yordania Abdullah II, dan dihadiri pejabat tinggi Yordania, perwakilan negara sahabat, serta Duta Besar RI untuk Yordania dan Palestina, Ade Padmo Sarwono.

 

RJNDC sebelumnya dikenal sebagai Royal Jordanian War College (RJWC), merupakan lembaga pendidikan setingkat Lemhannas yang menyiapkan calon pemimpin sipil dan militer pada level strategis nasional. Pendidikan berlangsung satu tahun, sejak 29 Juni 2025 hingga 15 Juni 2026.

 

Pada tahun akademik tersebut, RJNDC diikuti 146 peserta, terdiri atas 76 peserta Yordania dan 70 peserta internasional dari 13 negara sahabat, termasuk Indonesia. Selain menyelesaikan pendidikan strategis, Kolonel Achmad Fikri juga termasuk dalam sekitar 70 peserta yang mengikuti program magister. Ia turut meraih Postgraduate Diploma in National Resource Management and Military Sciences.

 

Keberhasilan ini menjadi tonggak sejarah bagi TNI sekaligus bukti bahwa sumber daya manusia TNI AD mampu bersaing dan berprestasi di lingkungan pendidikan strategis internasional.

 

Melalui RJNDC, peserta memperoleh bekal mengenai keamanan nasional, geopolitik, geostrategi, hubungan internasional, manajemen sumber daya nasional, hingga perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan strategis. Capaian ini diharapkan memperkuat kepemimpinan, memperluas kerja sama internasional, serta mendukung pembangunan kekuatan pertahanan negara di masa depan.

Red

Tinggalkan Balasan