Berita

BNN Apresiasi Film “MAJU”Sebagai Media Edukasi Pencegahan Narkoba

17
×

BNN Apresiasi Film “MAJU”Sebagai Media Edukasi Pencegahan Narkoba

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, Liputan9.co

Jajaran Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama BNN RI menghadiri kegiatan Special Screening dan Press Conference film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” yang diselenggarakan di Metropole XXI, Jakarta Pusat, pada Senin (15/6). Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Lembaga Sensor Film (LSF), Panen Entertainment, serta para pemain dan kru film.

 

Dalam sambutannya mewakili Kepala BNN RI, Deputi Pencegahan BNN RI, M. Zainul Muttaqien, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi menghadirkan film tersebut. Menurutnya, film merupakan media yang efektif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai isu sosial, termasuk bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

 

Ia menegaskan bahwa film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya Asta Cita ke-7 yang berfokus pada pencegahan dan pemberantasan narkoba. Melalui karya audiovisual, pesan-pesan edukasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah diterima masyarakat, terutama anak-anak dan generasi muda.

 

“Film MAJU merupakan salah satu implementasi Asta Cita ketujuh Presiden Prabowo dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba. Melalui film ini, pesan-pesan edukasi dapat disampaikan dengan cara yang lebih dekat dan mudah dipahami oleh masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda,” ujarnya.

 

Menurut Deputi Pencegahan BNN RI, penanggulangan permasalahan narkoba tidak hanya dapat dilakukan melalui pendekatan penegakan hukum (hard power approach), tetapi juga melalui pendekatan lunak (soft power approach) berupa edukasi dan pembentukan karakter.

 

Film “MAJU: Jejak Pahit Si Kembang Gula” mengisahkan petualangan empat sahabat yang berusaha mengungkap misteri hilangnya seorang teman melalui petunjuk berupa potongan kembang gula. Selain menyuguhkan cerita yang menarik, film ini juga sarat dengan pesan tentang persahabatan, pendidikan karakter, peran keluarga, pemberdayaan guru, inklusi sosial, sikap anti-perundungan (bullying), serta kemampuan berpikir kritis dalam menghadapi berbagai tantangan.

 

Film tersebut juga telah memperoleh apresiasi di tingkat internasional dengan meraih penghargaan Best Feature Film pada Moscow International Children’s Film Festival, serta terpilih sebagai Official Nominee pada Canada International Children Film Festival dan Official Selection pada sejumlah festival film internasional lainnya.

 

BNN berharap film yang dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 6 Agustus 2026 tersebut dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba. Selain itu, BNN juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyebarluaskan pesan positif yang diusung film MAJU sebagai bagian dari upaya bersama mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba) serta mendukung tercapainya Generasi Emas Indonesia 2045.

Red

Tinggalkan Balasan