PALEMBANG | LIPUTAN 9.CO
Aliansi Mahasiswa Sumatera Selatan yang tergabung dalam Cipayung Plus kembali menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Selatan, Selasa (21/10/2026).
Massa aksi datang dengan satu tuntutan utama: menagih janji dan kerja konkret Gubernur Sumatera Selatan. Aksi yang berlangsung sejak siang itu sempat memanas, namun hingga akhir aksi belum membuahkan hasil yang diharapkan mahasiswa.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel, Edward Chandra, turun langsung menemui massa aksi. Di hadapan mahasiswa, Edward menjelaskan bahwa Gubernur Sumsel saat ini tidak berada di tempat.
“Pak Gubernur sedang berada di Muara Enim dan PALI untuk melakukan monitoring di lapangan,” ujar Edward Chandra di hadapan massa aksi.
Penjelasan tersebut langsung ditolak oleh massa. Aliansi mahasiswa meminta Sekda untuk membuktikan keberadaan Gubernur secara transparan, bahkan menantang untuk melakukan video call langsung untuk menunjukkan posisi Gubernur.

“Jangan hanya alasan, buktikan kalau Gubernur memang sedang kerja di lapangan, video call sekarang,” teriak salah seorang orator aksi.
Penolakan itu sempat memicu ketegangan. Suasana memanas ketika mahasiswa bersikeras masuk dan bertemu langsung dengan Gubernur, sementara aparat kepolisian yang berjaga mencoba menahan massa agar tetap tertib.
Hingga berita ini diturunkan, massa Cipayung Plus menyatakan akan terus mengawal dan kembali menggelar aksi lanjutan jika tuntutan mereka tidak segera direspon dengan kerja nyata oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
Reporter:PRW












