Polri

Diduga Jadi Sarang Judi, Polsek Ketapang Sampang Bongkar Lapangan Kelereng di Ketapang Barat

126
×

Diduga Jadi Sarang Judi, Polsek Ketapang Sampang Bongkar Lapangan Kelereng di Ketapang Barat

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,LIPUTAN9.CO – Kepolisian Sektor (Polsek) Ketapang melakukan langkah tegas dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan membongkar lapangan kelereng yang diduga berpotensi menjadi sarana perjudian di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 4 Februari 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, dipimpin langsung oleh Kapolsek Ketapang IPTU Muhammad Ari Nuzul Aulia, bersama sejumlah anggota.

Pembongkaran lapangan kelereng ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap praktik perjudian, serta pencegahan potensi tindak kriminal lainnya seperti kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang dinilai dapat mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolsek Ketapang, IPTU Muhammad Ari Nuzul Aulia, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan langkah preventif kepolisian untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Kami melakukan pembongkaran lapangan kelereng ini sebagai upaya pencegahan dini terhadap potensi perjudian dan gangguan kamtibmas lainnya.

Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah terjadinya pelanggaran hukum,” ujar IPTU Ari.

Ia menambahkan, lapangan kelereng yang dibiarkan beroperasi tanpa pengawasan berpotensi disalahgunakan dan menimbulkan dampak sosial negatif di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi melanggar hukum dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di wilayah Ketapang agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.

Berdasarkan laporan hasil kegiatan, dengan dilaksanakannya pembongkaran tersebut, terciptanya rasa aman, tertib, dan terkendali di wilayah Desa Ketapang Barat.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif, tanpa adanya perlawanan maupun gangguan.

Pihak kepolisian juga memastikan akan terus melakukan patroli dan pengawasan secara rutin guna mencegah munculnya kembali aktivitas serupa yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.

Tinggalkan Balasan