Jakarta, LIPUTAN9.CO – Seorang warga berinisial JM mengeluhkan pelayanan yang diterimanya usai melakukan servis sepeda motor di sebuah bengkel yang dikenal sebagai Bengkel Bejo di kawasan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur. Keluhan tersebut berkaitan dengan dugaan hasil perbaikan yang dinilai belum memuaskan sehingga kendaraan kembali mengalami kendala.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun awak media, JM membawa sepeda motornya ke bengkel tersebut pada 24 Juni 2026 untuk memperbaiki kerusakan pada bagian mesin.
Servis disebut selesai sekitar pukul 17.00 WIB dengan biaya yang menurut JM cukup besar.
Namun, menurut pengakuan JM, setelah kendaraan digunakan untuk aktivitas kerja,motor mengalami mati mesin secara mendadak di perjalanan menuju rumah. Ia juga mengaku menemukan dugaan kebocoran oli serta menilai performa mesin tidak kembali normal setelah servis dilakukan.
JM menyampaikan bahwa pada 25 Juni 2026, motor kembali mengalami penurunan tenaga. Menurutnya, terdapat dugaan penyetelan kopling yang kurang tepat sehingga memengaruhi performa kendaraan. Ia mengaku telah mencoba menghubungi pihak bengkel melalui aplikasi WhatsApp, namun hingga saat itu belum memperoleh tanggapan.
“Saya berharap ada tanggung jawab dan komunikasi yang baik dari pihak bengkel agar permasalahan ini dapat diselesaikan dengan baik,” ujar JM kepada awak media.
Keluhan tersebut merupakan penyampaian dari pihak pelanggan dan belum memperoleh tanggapan atau klarifikasi dari pihak Bengkel Bejo.
Oleh karena itu, media tetap memberikan ruang hak jawab kepada pihak bengkel apabila ingin memberikan penjelasan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang pers.
Masyarakat berharap setiap penyedia jasa perbaikan kendaraan dapat mengedepankan profesionalisme, ketelitian, transparansi biaya, serta memberikan pelayanan yang responsif terhadap pengaduan pelanggan guna menjaga kepercayaan konsumen.
(HR)












