Berita

Formapel Jakarta Gelar Diskusi Publik Utarakan Bersih Jakarta, Dorong Warga Pilih Sampah Demi Kesejahteraan Keluarga

5
×

Formapel Jakarta Gelar Diskusi Publik Utarakan Bersih Jakarta, Dorong Warga Pilih Sampah Demi Kesejahteraan Keluarga

Sebarkan artikel ini

 

Jakarta, liputan 9.co

Acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh pihak pimpinan walikota jakarta Utara untuk menciptakan suasana lingkungan masyarakat di Jakarta Utara bersih dan peduli lingkungan.Targetkan Pergub No.5 Tahun 2026 berjalan.

 

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan “Formapel” Kota Jakarta Utara menggelar Diskusi Publik “Utarakan Bersih Jakarta, Ayo Pilah Sampah Dari Lingkungan Kita” di Ruang Bahari Lt. 14 Kantor Walikota Jakarta Utara, Kamis 18 Juni 2026.

 

Ketua Panitia M.Djuhaeri berharap lewat diskusi ini Pergub No.5 Tahun 2026 tentang pengelolaan sampah dapat terlaksana.

 

Fokusnya: perubahan pola pikir warga mulai dari lingkungan sendiri. Jakarta Utara punya 6 kecamatan + 31 kelurahan, jadi aksi pilah sampah harus masif.“Kumpul-Angkut-Buang” sudah tidak relevan.

Asisten Ekbang Jakut Wawan Budi Rohman menegaskan komitmen baru: pola “kumpul, angkut, buang” ke Bantar Gebang sudah tidak bisa lagi diterapkan.

 

Batasnya 1 Agustus 2026, Jakarta Utara tidak lagi membuang sampah ke Bantar Gebang. Solusinya: sampah dipilah dari sumber. Kabar baiknya, sampah yang dipilah bisa menambah hasil keluarga.

 

acara diskusi publik disambut antusias oleh peserta dan tamu undang serta awak media yg turut hadir mengikuti acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh pihak Pimpinan Walikota jakarta Utara yaitu Bapak Hendra Hidayat bersama pimpinan kelurahan dan kecamatan wilayah jakarta Utara dan juga tokoh masyarakat jakarta Utara dilantai 14

 

Anorganik punya nilai jual, organik bisa jadi kompos. Sampah berubah dari beban jadi berkah. Dukungan tokoh + dewan kota.

Tokoh Masyarakat Jakut H. Sabri Saiman mengapresiasi Formapel yang sudah disetujui pemerintah. Pesannya tegas: “Jangan ikut dengan politik, mari kita urus keluarga kita sendiri”.

 

Sementara Ketua Dewan Kota Jakarta Utara Saiful Abu Gozala mengucapkan terima kasih ke emak-emak yang hadir dan berharap Formapel ke depan dibina Pemkot Jakut agar pilahan sampah membuahkan hasil nyata. Kabag Pembangunan & LH H. Ardhan, Kabag Kesra Muchlis, Bu Ria dari LH, dan masyarakat juga hadir + ikut sesi tanya jawab. Mulai dari rumah, untuk Jakarta.

Diskusi ditutup dengan sesi tanya jawab persoalan sampah. Benang merahnya satu: Jakarta Utara bersih dimulai dari dapur + halaman rumah warga.

Pemerintah sediakan regulasi + pembinaan, Formapel jadi jembatan, warga eksekusi di rumah.

Kalau 31 kelurahan kompak pilah sampah, target “Utarakan Bersihj Jakarta” bukan mimpi. Jakarta Menuju 5 Abad dimulai dari pilahan sampah hari ini.

(H.R)

Tinggalkan Balasan