Regional

Praktik Sabung Ayam di Sokobanah Sampang Terus Beroperasi, Warga Pertanyakan Kinerja Polisi

68
×

Praktik Sabung Ayam di Sokobanah Sampang Terus Beroperasi, Warga Pertanyakan Kinerja Polisi

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,LIPUTAN9.CO— Aktivitas perjudian sabung ayam di Dusun Lon Arah, Desa Tamberu Daya, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Jawa Timur kembali menjadi sorotan warga, Sabtu, (29/11).

Meski praktik tersebut sudah lama dikeluhkan, hingga kini kegiatan sabung ayam diduga masih bebas beroperasi tanpa tindakan tegas dari pihak kepolisian setempat.

Kondisi ini memicu pertanyaan besar dari masyarakat mengenai kinerja kepolisian Kapolsek Sokobanah.

Menurut penuturan sejumlah warga salah satunya inisial AH, arena sabung ayam tersebut diketahui kerap beroperasi pada siang hari. Bahkan, lokasinya disebut-sebut tidak jauh dari pemukiman warga dan mudah diakses oleh masyarakat umum.

Namun hingga kini, aktivitas tersebut seolah dibiarkan tanpa penindakan berarti.

“Sudah lama sabung ayam itu berjalan. Kami heran, kok tidak pernah ditutup? Padahal semua orang tahu lokasinya. Kami kecewa karena seharusnya polisi cepat bertindak,” ujar AH

AH juga menyayangkan dugaan adanya pembiaran dari aparat, mengingat sabung ayam bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan keresahan sosial.

Selain memicu kerumunan, praktik tersebut kerap menjadi tempat transaksi taruhan yang melibatkan banyak pihak.

“Kalau memang aturan itu harus ditegakkan, kenapa masih ada sabung ayam? Apa karena ada yang membekingi? Kami tidak tahu, tapi yang jelas kami sangat kecewa,” tambah warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Sujiono selaku Kapolsek Sokobanah terkait maraknya kembali aktivitas sabung ayam di wilayah hukumnya.

Masyarakat berharap pihak kepolisian segera mengambil langkah tegas untuk menertibkan segala bentuk perjudian demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.

Sementara itu, tokoh masyarakat Sokobanah menegaskan bahwa aparat harus hadir untuk memberikan rasa aman.

“Kami hanya ingin kepolisian bekerja sesuai aturan. Bila ada praktik perjudian, ya harus ditindak. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan,” tegasnya.

Warga kini menunggu respon dan tindakan nyata dari Kapolsek Sokobanah. Mereka berharap penertiban dapat dilakukan secara maksimal agar kegiatan ilegal yang meresahkan tersebut tidak lagi merajalela di wilayah Sampang.

Tinggalkan Balasan