Berita

Sinergitas Masif dalam Penanganan Karhutla Pasis Seskoad Audensi dengan Kapolda Sumsel

61
×

Sinergitas Masif dalam Penanganan Karhutla Pasis Seskoad Audensi dengan Kapolda Sumsel

Sebarkan artikel ini

 

Palembang,Liputan9.co

“Penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) membutuhkan sinergitas yang kuat, masif, dan berkelanjutan dari seluruh elemen bangsa, baik aparat pemerintah, TNI, Polri, instansi terkait, maupun masyarakat. Hal tersebut menjadi pesan utama Kapolda Sumsel dalam audiensi bersama Perwira Siswa (Pasis) Dikreg LXVIII Seskoad TA 2026 di Palembang, Sabtu (07/11/2026).

Dalam arahannya, Kapolda Sumatera Selatan menekankan bahwa penanggulangan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama yang tidak dapat diselesaikan secara parsial oleh satu institusi. Diperlukan kesamaan visi, koordinasi yang solid, serta langkah nyata seluruh pemangku kepentingan untuk memaksimalkan upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya membangun semangat persatuan dan menghindari sikap saling menyalahkan ketika menghadapi berbagai persoalan di lapangan. Setiap instansi memiliki peran dan tanggung jawab masing-masing yang harus saling melengkapi, bukan justru menimbulkan perbedaan yang dapat melemahkan upaya penanganan Karhutla.

“Semangat kebersamaan harus menjadi landasan utama dalam menghadapi setiap tantangan. Seluruh elemen bangsa merupakan satu kesatuan yang tidak boleh terpecah belah oleh perbedaan kepentingan maupun pengaruh pihak luar yang berpotensi melemahkan persatuan nasional”.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa kekuatan terbesar bangsa Indonesia terletak pada persatuan dan gotong royong. Oleh karena itu, masyarakat perlu ditempatkan sebagai mitra strategis dalam pencegahan Karhutla melalui peningkatan kesadaran, kepedulian lingkungan, serta partisipasi aktif dalam mendeteksi dan melaporkan potensi kebakaran sejak dini.

Melalui audiensi ini, diharapkan semakin terbangun sinergitas yang kokoh antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pencegahan Karhutla yang terpadu, responsif, dan berkelanjutan.

Sejalan dengan arahan tersebut, Pasis Dikreg LXVIII Seskoad TA 2026 melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla pada 4–8 November 2026 di delapan wilayah Kodim jajaran Kodam II/Sriwijaya. Kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi Seskoad dalam mendukung program Pemerintah Pusat melalui pendekatan pembinaan teritorial, komunikasi sosial, dan kolaborasi lintas sektoral.

REPORTER : PRW

Tinggalkan Balasan