Berita

Ketua DPW IJEN Sumut Sesalkan Komentar “50 Sian Siabu di Grup WA Alak Mandailing & Grup Berita Sumut,Ismed Harahap, Segera Klarifikasi Agar Tak Terjadi Konflik

71
×

Ketua DPW IJEN Sumut Sesalkan Komentar “50 Sian Siabu di Grup WA Alak Mandailing & Grup Berita Sumut,Ismed Harahap, Segera Klarifikasi Agar Tak Terjadi Konflik

Sebarkan artikel ini

 

PANYABUNGAN, LIPUTAN 9.CO

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Ikatan Jurnalis Independen Nusantara (IJEN) Sumatera Utara, Ismed Harahap, sangat menyesalkan percakapan yang dilakukan saudara Makrifat Lubis di grup WhatsApp Alak Mandailing dan grup Berita Sumut.

Pernyataan tersebut yakni dengan menyebut “50 sian Siabu” yang kini telah menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat Siabu dan sekitarnya.

“Pernyataan itu sangat kami sesalkan. Sebagai sesama warga Mandailing, seharusnya kita menjaga komunikasi yang santun di ruang publik, apalagi di grup WhatsApp yang anggotanya ratusan orang,” ujar Ismed Harahap kepada wartawan, Selasa (27/10/2026) di Panyabungan

Menurut Ismed, akibat pernyataan tersebut, beberapa pemuda dan juga jurnalis asal Kecamatan Siabu telah melayangkan somasi formil pertama kepada saudara Makrifat Lubis agar dapat mengklarifikasi dan meminta maaf secara terbuka serta menjelaskan maksud dan tujuan dari kata-kata tersebut.

Ismed menilai langkah somasi yang dilakukan pemuda dan jurnalis Siabu tersebut merupakan langkah yang proporsional dan masih dalam koridor penyelesaian secara kekeluargaan.

“Somasi itu wajar sebagai bentuk keberatan. Mereka minta kejelasan, apa maksud 50 sian Siabu itu. Apakah merendahkan, atau hanya candaan yang kebablasan. Harus dijelaskan,” katanya.

Untuk itu, Ismed Harahap meminta kepada pihak penegak hukum, dalam hal ini Polres Mandailing Natal (Madina), agar dapat memanggil saudara Makrifat Lubis guna memediasi dan memecahkan masalah tersebut.

“Kita minta Polres Madina memanggil saudara Makrifat Lubis untuk dimintai keterangan dan dimediasi. Ini penting agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar nantinya, apalagi membawa-bawa nama daerah Siabu,” tegasnya.

Ismed juga berharap kepada seluruh warga masyarakat, khususnya Kecamatan Siabu, untuk tetap menahan diri dan menjunjung tinggi hukum yang berlaku.

“Tahan emosi, jangan terpancing. Serahkan pada mekanisme hukum dan adat yang ada. Kita jaga kondusivitas Mandailing Natal,” tutup Ismed yang juga dikenal sebagai Pimpinan Redaksi Liputan9.co

Hingga berita ini diterbitkan, saudara Makrifat Lubis belum memberikan keterangan resmi terkait somasi yang dilayangkan kepadanya.

Reporter:Tim

Tinggalkan Balasan