Musi Rawas – Liputan 9.co
Polsek Jayaloka kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional dengan mengawal proses pendistribusian sekaligus penyerapan hasil panen jagung milik kelompok tani binaan oleh Perum Bulog. Sebanyak *1.850 kilogram (1,85 ton) pipil jagung* berhasil diserap Bulog setelah dinyatakan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada *Selasa (4/8/2026)* mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai di Gudang dan Laboratorium Bulog Sumberharta. Pengawalan dilakukan oleh personel Polsek Jayaloka yang dipimpin Ka SPK *Aiptu Rustam*, didampingi Ps. Kanit Binmas *Bripka Syaini Effendi*, Ps. Kanit Reskrim *Aipda Budi Santoso*, serta Bhabinkamtibmas *Bripka Aspani*.
Kapolres Musi Rawas *AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H.*, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata jajaran Polres Musi Rawas terhadap **Program Prioritas Kapolri** dalam memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan dari tingkat tapak/desa.
Senada dengan hal tersebut, Kapolsek Jayaloka *IPTU M. Soleh, S.H.* menjelaskan, pengawalan ini dilakukan untuk memastikan hasil panen petani binaan dapat terserap dengan baik oleh negara melalui Bulog, serta memberikan rasa aman dan kepastian pasar bagi para petani.
Sebelum dilakukan penyerapan, jagung pipil milik Kelompok Tani Mekar Jaya menjalani uji mutu di Laboratorium Bulog. Hasil pengujian menunjukkan kadar air mencapai *12,1 persen*, sesuai standar penyimpanan Bulog, sementara kandungan *jamur aflatoksin sebesar 9 PPB* juga berada di bawah ambang batas yang ditentukan. Dengan hasil tersebut, komoditas jagung dinyatakan layak dan memenuhi persyaratan untuk diserap Bulog.
Selama proses pengawalan, pengujian mutu hingga pembongkaran muatan berlangsung, situasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan kendala baik dalam perjalanan maupun saat proses penyerapan di gudang Bulog.
Melalui kegiatan ini, Polsek Jayaloka tidak hanya memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar, tetapi juga memberikan pendampingan kepada petani sejak masa tanam hingga pascapanen. Kehadiran Polri diharapkan mampu memberikan rasa aman serta meningkatkan kepercayaan petani terhadap program pembinaan yang dijalankan.
Keberhasilan penyerapan *1,85 ton pipil jagung* ini menjadi bukti nyata sinergi antara Polri, Perum Bulog, dan kelompok tani dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memperkuat perekonomian masyarakat di sektor pertanian.
Kapolsek Jayaloka berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga hasil pertanian masyarakat semakin berkualitas, memiliki kepastian pasar, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani.
(DD)












