Hukum

Rabasan Sampang Geger! Video Penangkapan Narkoba Viral, Tokoh Agama : Hancurkan Jaringan Sampai Akar

220
×

Rabasan Sampang Geger! Video Penangkapan Narkoba Viral, Tokoh Agama : Hancurkan Jaringan Sampai Akar

Sebarkan artikel ini

SAMPANG,LIPUTAN9.CO – Jagat media sosial digegerkan oleh beredarnya sebuah video penangkapan warga yang diduga terlibat jaringan peredaran narkoba di Desa Rabasan, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, pada Jum’at (9/1/2026).

Video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik tersebut menyebar luas melalui media sosial dan aplikasi WhatsApp sejak Jum’at sore.

Dalam rekaman itu, tampak puluhan kendaraan yang diduga milik aparat kepolisian memenuhi lokasi penangkapan.

Sejumlah warga terlihat berkumpul di sekitar kendaraan polisi yang diduga membawa MJ, sosok yang disebut-sebut sebagai bandar narkoba, bersama beberapa orang lainnya.

Dalam video yang viral itu, terdengar percakapan warga yang menegaskan bahwa penangkapan tersebut murni terkait kasus narkoba.

“Mj nah norok, benni masalah rumah, masalah narkoba nah,” (MJ ikut dibawa, bukan masalah yang itu, tapi masalah narkoba).

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, kejadian berlangsung cepat dan mengejutkan.

“Puluhan mobil tiba-tiba datang, langsung masuk ke lokasi dan membawa MJ yang diduga bandar, beserta beberapa orang lainnya,” ungkapnya.

Aksi penegakan hukum tersebut mendapat dukungan luas dari masyarakat, termasuk para tokoh agama setempat.

Mereka mengapresiasi keberanian aparat dalam memberantas narkoba yang selama ini dinilai telah merusak tatanan sosial dan generasi muda di wilayah tersebut.

“Kami sangat mendukung penuh pemberantasan narkoba di wilayah kami. Ini sudah lama sangat meresahkan dan merusak generasi muda.

Kami berharap aparat mengembangkan kasus ini sampai ke bandar-bandar lainnya,” tegas salah satu tokoh agama yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait detail penangkapan maupun jumlah tersangka.

Namun masyarakat berharap operasi tersebut menjadi titik balik dalam upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di Kabupaten Sampang.

Tinggalkan Balasan