Regional

Wali Kota Surabaya Armuji : Minta Maaf ke Ormas Madas Sedarah, Tegaskan Tak Pernah Berniat Stigmatisasi

127
×

Wali Kota Surabaya Armuji : Minta Maaf ke Ormas Madas Sedarah, Tegaskan Tak Pernah Berniat Stigmatisasi

Sebarkan artikel ini

SURABAYA,LIPUTAN9.CO – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji secara terbuka menyampaikan permohonan maaf kepada Organisasi Masyarakat (Ormas) Madura Asli (Madas Sedarah) atas penyebutan nama ormas tersebut yang sempat menimbulkan polemik di ruang publik.

Permintaan maaf itu disampaikan Armuji dalam forum mediasi bersama Ketua Umum DPP Madas, Mohammad Taufik, yang berlangsung di Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) Surabaya, Selasa (6/1/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Armuji mengakui kekhilafannya dan menegaskan bahwa penyebutan nama Madas tidak pernah dimaksudkan untuk memberi stigma negatif terhadap organisasi tersebut.

“Saya khilaf menyebut nama ormas. Saya mohon maaf. Tidak ada niat sedikit pun untuk menstigmatisasi Madas,” ujar Armuji di hadapan para peserta mediasi.

Armuji kemudian menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) murni dilatarbelakangi oleh banyaknya laporan masyarakat yang masuk kepadanya sebagai Wakil Wali Kota Surabaya.

Ia menepis anggapan bahwa dirinya sengaja mencari sensasi atau memviralkan persoalan tersebut.

“Yang memviralkan bukan saya. Televisi menghubungi terus, laporan juga masuk banyak, sehingga saya datang ke lokasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebagai pejabat publik dirinya berkewajiban merespons setiap aduan masyarakat dan memastikan persoalan yang berkembang dapat ditangani secara objektif dan proporsional.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Madas Sedarah Mohammad Taufik menyambut baik itikad baik dan sikap terbuka yang ditunjukkan oleh Armuji.

Menurutnya, permohonan maaf tersebut menjadi langkah penting untuk meredakan situasi dan menjaga keharmonisan antara pemerintah daerah dan elemen masyarakat.

“Kami menghargai sikap ksatria Pak Armuji yang telah menyampaikan permohonan maaf secara langsung. Ini menunjukkan komitmen menjaga persatuan dan kondusivitas,” kata Taufik.

Pertemuan mediasi tersebut berlangsung dalam suasana terbuka, penuh dialog, dan diakhiri dengan kesepahaman bersama untuk tidak memperpanjang polemik serta tetap menjaga hubungan baik antara Pemerintah Kota Surabaya dan Ormas Madas Sedarah.

 

Tinggalkan Balasan