Berita

Miris Alih Alih Bawa Bantuan, Oknum Anggota DPRD Madina Malah Sodorkan Proposal Kegiatan Kesekolahan

88
×

Miris Alih Alih Bawa Bantuan, Oknum Anggota DPRD Madina Malah Sodorkan Proposal Kegiatan Kesekolahan

Sebarkan artikel ini

 

​Mandailing Natal, Liputan 9.ci

– Suasana haru dan kekecewaan mendalam menyelimuti ruang guru salah satu Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

Di tengah momentum sakral pembagian rapor dan pelepasan siswa menyambut libur panjang, pihak sekolah justru harus mengelus dada akibat ulah tidak terpuji seorang wakil rakyat.
​Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (20/06/2026) ini bermula saat jam kerja sekolah. Kepala Sekolah (Kasek) beserta lewat para guru awalnya menyambut hangat kedatangan oknum anggota DPRD Madina dari Fraksi Nasdem yang hadir didampingi oleh seorang stafnya.

​Namun, harapan tinggi para pahlawan tanpa tanda jasa ini seketika runtuh. Bukannya membawa kabar baik, bantuan fasilitas, atau solusi untuk memajukan kualitas pendidikan di Kecamatan Siabu, oknum wakil rakyat tersebut justru menyuguhkan selembar proposal. Isinya? Meminta bantuan dana dari pihak sekolah untuk menyukseskan agenda kegiatan pribadinya/kelompoknya.

​Kekecewaan Mendalam Kepala Sekolah dan Para Guru
​Sambil menahan rasa sesak dan mata yang berkaca-kaca, Kepala Sekolah meluapkan keluh kesahnya di hadapan awak media.

Pertemuan di ruang guru yang seharusnya penuh sukacita atas prestasi siswa, berubah menjadi ruang refleksi betapa ironisnya nasib pendidikan di daerah.
​”Kami ini guru, Pak. Setiap hari berjuang dengan segala keterbatasan fasilitas demi mencerdaskan anak-anak di Siabu.

Saat melihat bapak oknum anggota dewan ber inisial (S) yang terhormat datang, jantung kami berdegup kencang karena bangga.
Kami mengira beliau membawa amanah, membawa ‘oleh-oleh’ kebijakan, atau bantuan nyata untuk sekolah kami yang masih jauh dari kata sempurna.

​Tapi begitu proposal itu disodorkan agar kami ikut mendanai acara mereka… rasanya dada ini runtuh. Mengapa institusi pendidikan yang serba kekurangan ini justru dijadikan tempat mengemis anggaran oleh mereka yang duduk di kursi empuk legislatif? Sungguh, kami sangat kecewa dan terluka,” tutur Kepala Sekolah dengan nada bergetar penuh keharuan.

​Kritik Pedas Tokoh pemuda “Menciderai Marwah Dewan!”
​Mendengar insiden memilukan tersebut, tokoh masyarakat Mandailing Natal, ahmad Sarkawi, langsung angkat bicara dengan nada tinggi dan kecaman yang sangat tajam. Menurutnya, tindakan oknum anggota DPRD dari Fraksi Nasdem tersebut sudah di luar batas kewajaran dan sangat memalukan.

​”Ini adalah tindakan yang sangat memuakkan sekaligus menciderai marwah institusi DPRD Mandailing Natal! Wakil rakyat itu tugasnya menggedok anggaran untuk rakyat, menyalurkan bantuan ke sekolah-sekolah, bukan malah membalikkan fungsi dengan memeras instansi pendidikan yang sedang tertatih-tatih mendidik generasi bangsa,” tegas Ismed Harahap secara blak-blakan.

​Ahmad juga menambahkan bahwa tindakan oportunis seperti ini merusak citra seluruh anggota legislatif di mata masyarakat Madina.

​”Sangat memuakkan melihat nama besar partai dan lembaga dewan yang terhormat dibawa-bawa hanya untuk menyodorkan proposal sumbangan ke sekolah SMP. Ini preseden buruk! Saya meminta Badan Kehormatan DPRD dan pimpinan partainya untuk segera memanggil dan mengevaluasi oknum tersebut.

Jangan biarkan nama baik Kabupaten Mandailing Natal rusak hanya karena ulah segelintir oknum yang tidak tahu malu,” pungkas Ismed dengan nada geram.

​Hingga berita ini diturunkan, rilis berita ini menjadi sorotan hangat di kalangan masyarakat Siabu yang berharap ada tindakan tegas agar sekolah-sekolah tidak lagi dijadikan sasaran ‘proposal’ oleh oknum pejabat mana pun.

Tim

Tinggalkan Balasan