Berita

Polres Samosir Lalai Bina Angota Demi Konten:Desak Polres Segera Rilis Kasus Penangkapan Personel Oleh Polda Sumut

63
×

Polres Samosir Lalai Bina Angota Demi Konten:Desak Polres Segera Rilis Kasus Penangkapan Personel Oleh Polda Sumut

Sebarkan artikel ini

 

SAMOSIR | LIPUTAN9.CO

11 Juli 2026 Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Desa secara tegas mengecam keras bungkamnya Kepolisian Resor (Polres) Samosir terkait dugaan penangkapan personelnya oleh Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara.

Kami mendesak Kapolres Samosir untuk segera mengeluarkan rilis resmi dan menghentikan drama penundaan informasi yang merugikan hak publik atas keterbukaan informasi.

Kami menilai, terjadinya dugaan pelanggaran serius oleh personel Polres Samosir ini merupakan bukti nyata dari runtuhnya fungsi pengawasan dan kelalaian fatal Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. dalam melakukan pembinaan internal.
Kapolres Samosir terkesan jauh lebih aktif, sibuk, dan fokus membangun citra di media sosial sebagai seorang content creator, daripada menjalankan tugas pokoknya sebagai pimpinan tertinggi yang bertanggung jawab atas moral dan kedisiplinan anggotanya.

Ketika seorang pimpinan wilayah lebih mengutamakan popularitas digital daripada pengawasan melekat, maka ruang-ruang pelanggaran di internal Polres Samosir akan terbuka lebar. Kasus penangkapan oleh Polda Sumut ini adalah tamparan keras yang membongkar rapuhnya pembinaan personel di bawah kepemimpinan Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. saat ini.

Oleh karena itu, Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Desa menyatakan sikap dan tuntutan sebagai berikut:

1. Segera lakukan Rilis dan Transparansi: Menuntut Kapolres Samosir segera menggelar konferensi pers resmi untuk membuka kronologi, identitas oknum, dan kepastian hukum kasus ini tanpa ada yang ditutup-tupi.

2. Kejadian ini merupakan Kelalaian Kapolres: Mengecam sikap Kapolres Samosir yang lalai melakukan pembinaan akibat terlalu fokus beraktivitas sebagai content creator, sehingga abai terhadap potensi pelanggaran hukum di tubuh institusinya sendiri.

3. Kami Meminta Kapolda Sumut melakukan Evaluasi secara menyeluruh kepada personel Polres Samosir, sebagai bentuk pendisiplinan anggota. serta, Meminta Kapolda Sumatera Utara untuk mengevaluasi secara total kinerja Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan, S.I.K., M.H. yang kami nilai gagal menjaga integritas anggotanya akibat pembagian fokus kerja yang keliru.

4. Keberpihakan kami sangat jelas, kami berdiri bersama masyarakat Samosir yang mendambakan kepolisian yang profesional, bukan kepolisian yang sibuk bersolek di media sosial sementara internalnya keropos.

Kami akan mengawal kasus ini sampai terang benderang.”Kembalilah ke tugas pokok melindungi dan mengayomi, Samosir butuh penegakan hukum yang nyata, bukan sekadar konten media sosial!”

Red

Tinggalkan Balasan