Rantauprapat , Liputan 9.co–
Bimbingan rohani menjadi salah satu ikhtiar penting dalam mendampingi proses penyembuhan pasien. Dengan mengusung tema “Ikhlas dan Sabar Menguatkan Keimanan dalam Menghadapi Cobaan”, Kelompok Kerja Penyuluh Agama Islam (Pokjaluh) Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu kembali melaksanakan layanan bimbingan kerohanian di RSUD Rantauprapat.
Kegiatan yang berlangsung secara rutin setiap pekan ini dipimpin oleh Dr. Syafaruddin, S.H.I., M.H., bersama tim Bimbingan Kerohanian Pokjaluh Kemenag Labuhanbatu. Kehadiran para penyuluh disambut langsung oleh Ibu Ferdiana Casanova Daulay, S.Kep, selaku Kepala Bina RSUD Rantauprapat, beserta jajaran pegawai rumah sakit.
Dalam tausiah singkatnya, Dr. Syafaruddin mengajak para pasien untuk tetap menumbuhkan rasa ikhlas, sabar, serta memperkuat tawakal kepada Allah SWT. Menurutnya, semangat spiritual memiliki peran penting dalam membantu pasien menjalani proses pengobatan dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan.
“Sakit adalah ujian dari Allah SWT. Dengan ikhlas, sabar, dan terus berdoa, semoga setiap ujian menjadi penggugur dosa dan jalan menuju kesembuhan. Jangan pernah kehilangan harapan, karena rahmat Allah selalu lebih besar dari segala cobaan,” pesannya kepada para pasien.
Selain memberikan tausiah, tim Pokjaluh juga menyapa pasien secara langsung, memberikan motivasi, doa, serta dukungan moril agar mereka tetap optimis selama menjalani perawatan.
Kepala Bina RSUD Rantauprapat, Ibu Ferdiana Casanova Daulay, S.Kep., mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara RSUD Rantauprapat dan Pokjaluh Kemenag Labuhanbatu. Menurutnya, pelayanan kesehatan tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga membutuhkan sentuhan spiritual yang mampu menghadirkan ketenangan batin bagi para pasien.
Program bimbingan kerohanian ini merupakan kolaborasi berkelanjutan antara Pokjaluh Kementerian Agama Kabupaten Labuhanbatu dengan RSUD Rantauprapat sebagai bagian dari upaya memberikan pelayanan kesehatan yang holistik, mencakup kesehatan fisik, mental, dan spiritual.
Melalui kegiatan ini diharapkan para pasien semakin kuat menjalani masa pengobatan, memiliki semangat untuk sembuh, serta merasakan bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi setiap ujian kehidupan. Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian, Pokjaluh Kemenag Labuhanbatu terus berkomitmen menghadirkan dakwah yang menyejukkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wahyu Alzainuri










